Berpikir Merdeka

Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!
Random Image

Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!



Ternyata kekerasan itu (masih) sangat dibutuhkan…

Hingar bingar kompetisi sepak bola piala eropa ternyata masih mampu digoyahkan oleh aneka berita kekerasan. Juni ini diawali dengan tindak kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan sebagai pembela Islam. Entah sejak kapan kelompok ini diangkat sebagai pembela Islam? Belum lama berselang aksi FPI menjadi bahan pergunjingan masyarakat, giliran daerah peisisr utara Jawa dikejutkan oleh kehadiran geng cewek bau kencur. Ya masih bau kencur, soalnya belum pernah pakai sabun sirih sih!

Masih di bulan Juni, tepatnya dua hari lalu. Aksi kekerasan yang dilakukan oleh para calon sarjana menyeruak diantara sorak sorai piala Eropa. Bukan main tangkasnya para mahasiswa ini memainkan api, batu, bambu. Bahkan sebuah mobil rakyat pun dibakarnya hingga matang. Entah apa yang ada di benak mereka? Padahal mereka selalu berkoar anti kekerasan, mereka mengecam aksi kekerasan (oknum) aparat, mereka mengecam aksi kawan-kawan Munarman, tapi…

Kekerasan juga telah melembaga dan membudaya di dunia pendidikan. Kita semua masih ingat tindak kekerasan calon abdi negara dan abdi masyarakat yang sekolah gratisan tanpa membayar di STPDN. Beberapa waktu lalu beredar video porno amatir berisi kekerasan di STIP. Bahkan kekerasan diduga terjadi pula di “kampus Islami” yang ada di Bogor, IPB. Seorang blogger menjadi korban kekerasan pula gara-gara tulisannya mengungkap aksi kekerasan dalam kampusnya.

Pilkada juga seringkali diwarnai dengan kekerasan. Paling baru, kasus pemilihan gubernur Maluku Utara. Aksi kekerasan antar pendukung calon gubernur sudah menjadi tontonan rutin di televisi, bahkan sepasang blogger menjadi saksi mata berbagai aksi kekerasan di sana. Lucu… Ternyata banyak pejabat yang bodoh. Hanya berhitung saja mereka tak mampu!

Kekerasan selalu ada dimana-mana. Pertanyaannya adalah kenapa harus ada kekerasan? Seorang pakar telematika memberikan jawaban yang mengejutkan.

Kekerasan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Tanpa kekerasan tidak mungkin masyarakat bisa mencapai tujuannya!

Siapakah pakar metadata foto porno tersebut? Read More



Berpikir Merdeka © 2007-2009 All Rights Reserved. I am proudly using WordPress. Need furniture? and pallet delivery
26 queries. 0.090 seconds.

Saur 1.2 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.