Berpikir Merdeka

Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!
Random Image

Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!



Ini dia pemenangnya….

Tulisan singkat ini tentang pemenang lomba culun tempo hari. Cukup berat untuk menjadi hakim yang adil. Benar apabila hakim berada diantara surga dan neraka. Ketika dia bisa mengambil keputusan yang tepat, maka surgalah tempat istirahatnya. Namun sebaliknya, ketika keputusannya meleset sedikit saja, neraka telah menunggunya.

Proses penilaian ini saya serahkan kepada istri saya. Kenapa? Karena istri saya dijamin lebih netral, tidak mempunyai hubungan intim emosional dengan beberapa peserta lomba. Lha kalau saya yang jadi juri sepenuhnya ya bingung. Saya hanya memberi sedikit panduan saja kepada sang istri. Oh, ya ada  peserta yang kurang memenuhi persyaratan lomba. Sri Sultan misalnya. Tapi saya tahu kalau beliau memang tidak begitu berminat untuk merebut hadiah sepele ini. Tentu sebagai Sultan, beliau ingin memberi kesempatan kepada rakyatnya. Tapi gak tahu kalau hadiahnya jadi Macbook Air ya… :D

Selain kesesuaian dengan persyaratan, tampilan tulisan juga menjadi pertimbangan bagi istri saya untuk memutuskan pemenang. Nyambung tidaknya tulisan dan alur cerita juga foto yang disajikan. Walaupun dengan menggunakan kamera VGA biasa, namun apabila menerapkan teknik-teknik fotografi dan sedikit oprekan tentu akan menghasilkan gambar yang “mampu bercerita”.

Akhirnya, dengan bangga kami mengumumkan para pemenang lomba wisata kuliner rakyat jelata ini adalah :

1. Payjo dengan tulisan berjudul Kencan Kuliner…

2. Jeng Pika dengan judul tulisan Warlut Sawojajar…

3. Nazieb dengan judul tulisan Warung Bu Haji…

Masing-masing pemenang akan mendapatkan hadiah berupa satu buah domain dan hosting selama satu tahun. Selamat kepada para pemenang. Staf kami akan segera menghubungi anda via email. Sampai jumpa pada lomba culun lainnya di masa mendatang. Terimakasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Spesial terimakasih untuk MWN atas partisipasinya menyediakan dua paket hosting gratisnya untuk lomba ini.

Pajak ditanggung oleh penyelenggara lomba. Hati-hati penipuan. Pemenang tidak dipungut biaya apapun. :D

Oh, ya hari ini kami merayakan ulang tahun pernikahan yang ketiga. Alhamdulillah…

Makan enak dan “mewah” ala rakyat jelata…

Makan adalah kebutuhan pokok manusia, makanya anda tentu sering mendengar istilah sandang, pangan dan papan bukan. Bahkan beberapa model pengukuran kemiskinan juga menggunakan “pendekatan makanan” sebagai salah satu indikator.  Sebut saja Sajogyo yang menyatakan apabila seseorang yang tinggal di daerah pedesaan mengkonsumsi ekuivalen beras kurang dari 240 kg per orang per tahun, maka yang bersangkutan digolongkan sangat miskin. Sedangkan untuk daerah perkotaan ditentukan sebesar ekuivalen 360 kg beras per orang per tahun.

Kedudukan warga negara pun sama di dalam hukum dan pemerintahan. Bahkan hakikat manusia di hadapan Tuhan adalah sama kedudukannya, hanya amal ibadah semata yang menjadi pembeda. Sehingga rakyat kaya atau miskin, bangsawan atau jelata, mempunyai hak dan kesempatan yang sama di segala bidang kehidupan. Bagaimana dengan wisata kuliner? Ya, rakyat jelata juga mempunyai kesempatan yang sama dalam berwisata kuliner. Mereka tetap dapat menikmati kemewahan rasa dan suasana dalam bersantap. Bukan restoran mewah, bukan kafe mahal, bukan hotel berbintang. Mungkin warung di ujung desa, mungkin warung di pinggir sawah, mungkin tenda biru di tengah pinggir jalan. Disanalah saksi kehidupan. Saksi kerja keras, keluh kesah, caci maki dan semua tentang kehidupan. Oh, indahnya!

Rasa rindu kampung halaman bagi para jelata perantau dapat diobati dengan menikmati kuliner khas daerah asalnya. Jangan heran apabila anda akan menjumpai aneka makanan khas dari berbagai daerah di kota-kota besar. Tidak hanya di kota besar, nun jauh di timur sana, ketika kerinduan akan kampung halaman memuncak, jajanan khas daerah mampu mengobati rasa rindu itu. Anda tidak percaya? Cobalah bertanya kepada tukang pajek nan dermawan ini! Read More



Berpikir Merdeka © 2007-2009 All Rights Reserved. I am proudly using WordPress. Need furniture? and pallet delivery
26 queries. 0.098 seconds.

Saur 1.2 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.