Berpikir Merdeka

Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!
Random Image

Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!



Mari perbesar kemaluan kita dengan semangat proklamasi…

Tanpa terasa kita telah memasuki bulan Agustus. Sebuah bulan yang dianggap keramat oleh Bangsa Indonesia. Pada bulan ini, Bangsa Indonesia lepas dari belenggu penjajahan. Seperti tahun-tahun lalu, bulan Agustus selalu diisi dengan ritual yang membosankan. Semoga saja kita tidak merasa bosan oleh peringatan itu-itu saja. Apalah arti gegap gempita acara peringatan kemerdekaan? Yang terpenting kita semua mampu dan mau memahami arti kemerdekaan.

Peringatan kemerdekaan RI yang ke-63, tahun ini diwarnai dengan berbagai peristiwa yang menghebohkan. Mulai dari skandal para jaksa yang kurang terhormat, tingkah mesum anggota dpr yang tak kalah hinanya hingga kebodohan anggota KPUD yang tak mampu berhitung. Serangkaian peristiwa memalukan dan memilukan itu harus kita renungkan bersama. Mengapa bisa terjadi. Apakah ini yang disebut dengan kemerdekaan. Merdeka untuk bertindak tanpa mempedulikan norma yang ada. Merdeka dalam memuaskan sahwat. Tentu bukan itu yang ada di benak Soekarno dan kawan-kawannya.

Kunci dari semua masalah itu adalah kemaluan. Saya hanya ingin mengajak kita semua untuk memperbesar kemaluan masing-masing. Dengan kemaluan yang besar niscaya KPK tidak perlu membuat baju khusus untuk Nurdin Halid dan kawan-kawannya. Kini kita seolah tak punya kemaluan, toh kalaupun ada seolah kemaluan kita hanya bahan pajangan semata. Tak ada rasa malu untuk menyerobot lampu merah, tiada rasa malu untuk meminta upeti, tiada rasa malu untuk mengambil uang rakyat.

Mari secara bertahap kita perbesar kemaluan kita. Mulai dari yang sederhana. Mulai senin depan, kurangi penggunaan akses internet kantor untuk ngeblog! Ingat, bangsa yang besar adalah bangsa yang besar kemaluannya!

***kabur***

NB : Google reader saya numpuk sampai 784 biji, diapain ya? Maaf, seminggu ini saya banyak pekerjaan. Yah beginilah tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat! ***kabur lagi***



Berpikir Merdeka © 2007-2009 All Rights Reserved. I am proudly using WordPress. Need furniture? and pallet delivery
26 queries. 0.089 seconds.

Saur 1.2 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.