Berpikir Merdeka

Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!
Random Image

Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!



Gambar tempel atawa stiker…

Sah-sah saja gambar tempel alias stiker ditempelkan di atas tunggangan kita. Ada yang menjadikannya kebanggan, apalagi jika stikernya terkesan eksklusif (atau kelihatan eksklusif). Mahasiswa (lebih-lebih mahasiswa baru) akan bangga jika motor atau mobilnya ada stiker “resmi” universitasnya. Tak mengherankan jika sering kita jumpai motor atau mobil dengan stiker Airlangga University, ITS CUK, Universitas Brawijaya atau bahkan Monash University. Untuk yang terakhir, biasanya menempel di kaca belakang mobil mewah, jangan harap ada di spatbor belakang sebuah Honda C-70.

Stiker juga dapat menunjang status sosial pemiliknya. Anak muda akan bangga jika kaca belakang mobilnya ada stiker Huro’s Cape, Planet Kemliwood atau Karley Dapidson Club. Stiker juga menunjukan komunitas dimana si pemilik berhimpun, entah klub motor atau bahkan koperasi simpan pinjam.

Banyak cara menempelkan stiker. Banyak yang memikirkan segi estetika bahkan kesimetrisan bentuk dan ruang. Jadi bukan asal tempel. Tapi beda dengan saya. Saya justru menempelkan stiker secara asal, asal nempel tentunya. Lihat saja spatbor belakang dan cover depan motor saya. Semua mak plek tanpa pikir panjang. Lalu apa tujuan saya menempel stiker itu?

Yang jelas saya tidak pernah mengeluarkan uang untuk mendapatkan stiker itu, semua saya dapatkan cuma-cuma sebagai hadiah. Lihatlah stiker Eiger itu… Itu saya dapatkan ketika saya berbelanja produk Eiger. Sedangkan stiker dagdigdug, saya dapatkan beberapa hari lalu ketika mengikuti seminar bloggerub. Sedangkan stiker Intisari saya dapatkan karena saya pelanggan majalah mungil nan mencerdaskan itu.

Norak? Mungkin? Kenapa asal tempel? Ah tujuan saya cuma memberikan sesuatu yang beda terhadap motor. Agar ketika berada di rimba pelataran parkir saya dengan mudah menemukannya. Stiker yang besar dan mencolok membuat saya dengan mudah menemukan motor ini, terlebih di pelataran parkir yang luas dan masih asing bagi saya. Read More



Berpikir Merdeka © 2007-2009 All Rights Reserved. I am proudly using WordPress. Need furniture? and pallet delivery
26 queries. 0.097 seconds.

Saur 1.2 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.