Berpikir Merdeka

Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!
Random Image

Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!



Ubuntu eee untuk asus eee pc…

Setelah hampir setahun menggunakan Xandros pada eee pc saya, timbul rasa bosan dan jenuh oleh tampilannya. Saya pun ingin mencoba distro linux lain yang lebih maknyus tampilan dan performanya. Akhirnya pencarian saya berhenti pada sosok ubuntu eee. Ubuntu eee dapat dikatakan sebagai bentuk mini dari ubuntu dan tentu saja telah dioptimasi sehingga mak plek dengan eee pc. Bukan saja kompabilitas driver namun tampilannya sudah disesuaikan dengan kemampuan eee pc. Jadi mengapa kita menggunakan sistem operasi “besar” untuk digunakan di perangkat komputer “kecil”.

Langkah mengganti xandros menjadi ubuntu eee tidaklah susah. Hanya memakan waktu kurang dari 30 menit. Tentu saja ini tidak termasuk proses download ubuntu eee yang memakan waktu hingga 16 jam dengan koneksi telkomsel flash :D Anda juga tidak perlu bersusah payah mencari cd-rom eksternal, hanya sebuah USB flash disk berkapasitas 1 GB saja sudah cukup. Tentu saja sebuah komputer yang bersistem lain yang bersistem operasi windows atau linux. Berikut tahap instalasi ubuntu eee dengan menggunakan usb flash disk plus sebuah komputer bersistem operasi windows.

  1. Silahkan download versi terbaru dari ISO ubuntu eee secara langsung maupun melalui torrent.
  2. Download aplikasi unetbootin untuk windows atau linux.
  3. Format usb flash disk yang akan digunakan melalui windows dengan FAT 32.
  4. Jalankan aplikasi unetbootin, pilih disk image dan browse file ISO ubuntu eee hasil download tadi.
  5. Pilih drive tujuan. Hati-hati jangan salah pilih! Pastikan usb flash disk anda yang terpilih.
  6. Jalankan aplikasi dengan klik OK. Tunggu saja beberapa saat.
  7. Setelah selesai, anda bisa keluar dari aplikasi tanpa reboot dan usb flash disk anda telah bootable alias sudah bisa digunakan untuk boot ubuntu eee.
  8. Pasang flash disk pada eee pc dan nyalakan eee pc anda. Segera lakukan setup BIOS untuk memilih sumber boot. Jangan lupa pilih boot dari usb flash disk.
  9. Lakukan instalasi seperti biasa dan ……..

ubuntu eee

Asus kok mbulet…

Belum genap dua bulan, asus eee pc-ku bermasalah. Oh ya eee pc-ku menggunakan pegel Linux, Xandros. Masalahnya lumayan gawat, gak bisa turn on sama sekali. Indikator charging baterai juga gak nyala sama sekali. Pokoknya benar-benar matot alias mati total.

Awalnya sih gak ada masalah. Sang eee pc telah merambah dunia maya juga via hotspot di kantin sapta. Yah, dibanding membawa sang kakak (Acer TM2312) yang lumayan gedhe, saya lebih suka membawa si adek kecil ini (eee pc). Walaupun harus membiasakan jari dengan kecilnya keyboard.

Trus sebulan lalu, setiap saya pakai sekitar satu jam pasti muncul shut down dialog. Aneh juga, tapi masih bisa di cancel. Trus pas kemarin sampai di Malang, si eee pc semakin menunjukkan keanehan. Setiap shut down dialog muncul, selalu diikuti dengan shut down beneran alias mati. Setelah ditunggu beberapa menit baru bisa di-turn on-kan. Trus akhirnya bener-bener gak bisa turn on sama sekali. Ahhh, mungkin cuman kasus pada eee pc-ku saja. Buktinya ketika googling, saya tidak menjumpai adanya keluhan seperti saya. Tergantung amal ibadah katanya! Heheheh….

Masalah muncul ketika saya mau servis, apalagi posisi saya di Malang. Hasil googling di situs resmi asus pun tidak menghasilkan informasi yang jelas. Ah, situsnya gak informatif sama sekali. Saya hanya menemukan nomor telepon service center di Jakarta. Langsung saya hubungi dan saya di forward ke asus surabaya, asus surabaya menyarankan saya ke dealer asus malang. Lumayan lega sih! Gak perlu jauh-jauh. Akhirnya saya meluncur ke Sega Komputer Center (SKC) di Jl. Juanda. Ahh, hanya kena biaya kirim katanya! Saya pun bisa tenang meninggalkan malang untuk ber jeng-jeng ke Maluku Utara. Read More



Berpikir Merdeka © 2007-2009 All Rights Reserved. I am proudly using WordPress. Need furniture? and pallet delivery
26 queries. 0.097 seconds.

Saur 1.2 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.