Berpikir Merdeka

Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!
Random Image

Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!


Archive for the ‘Tentang Kiai’


Because vector speaks more…

Anda kenal gambar siapa ini? Beruntung apabila anda tidak mengenalnya. Gambar disamping merupakan salah satu contoh gambar vektor.

Seorang desainer lokal keturunan Ronggolawe baru saja membuka lapaknya. Sang desainer telah membuat aneka gambar vektor tokoh idolanya, mulai dari Miyabi, Obama hingga Osama. Alangkah senangnya apabila Miyabi tahu bahwa gambarnya telah diabadikan dalam bentuk vektor oleh penggemarnya dari Indonesia. Pun demikian dengan Obama dan Osama.

Sang desainer juga telah menyajikan persembahan khusus bagi saya. Sebuah gambar vektor yang cukup menarik. Tampak saya dengan nikmatnya meneguk toak dalam wadah centhak. Latar belakang merah bukan berarti saya dikontrak oleh partai yang baru saja WO dari paripurna pengesahan UU porno bin mesum alias cabul itu. Bukan! Kyai Slamet masih netral! Belum ada satu partai atau calon pun yang berkeinginan untuk mengontrak saya sebagai FOTO MODEL iklannya. Saya berbeda dengan kyai-kyai foto model itu!

Yang menggembirakan lagi sang desainer bersedia memberikan hadiah bagi anda sebuah gambar vektor. Tentu saja seperti halnya iklan telepon seluler, syarat dan ketentuan berlaku.

Tidak itu saja, sang desainer kondang[an] ini siap memberikan pelayanan premium [bahkan pertamax plus atau pertaDEX] bagi anda, sampai anda benar-benar puas! Silahkan anda tengok galeri hasil karyanya!

Meneladani Nabi…

Sebuah pondok pesantren yang dipimpin oleh kyai bernama Kyai Gemblung tengah mengadakan pengajian rutin dengan santri-santrinya.

Kyai Gemblung : “Santri-santriku semua… Kalian harus meneladani Nabi kita. Semua tindak-tanduknya harus kita teladani! Ya kayak Kyai ini yang selalu pakai baju gamis.”

Santri Mrosal : “Lho, kyai. Sampean ojo sakenak udhele sampean yen nyonthong!”

Kyai Gemblung : “Lha, ini contoh gak bener! Mbok sama kyai yang sopan!”

Santri Mrosal : “Lha kyai sendiri gak pernah meneladani Nabi. Nabi dulu kalau bepergian naik onta kok kyai malah dengan pongah naik New CRV pemberian calon gubernur itu!”

Santri Mbeling : “Ada lagi kyai. Nabi dulu juga gak pernah bikin partai. Lha sampean kok malah bentrok sama saudara sendiri gara-gara par tai itu!”

Santri Cerdas : ” Nabi dulu gak pernah pakai PDA, kok sampean malah punya PDA dan HP mahal hasil pemberian anggota DPR!”

Santri nDugal : “Nabi dulu gak pernah membangun rumah mewah berkedok pesantren!”

Santri Cerewet : “Sudahlah kyai! Saya sudah muak dengan sampean!”

Akhirnya santri-santri itu meninggalkan Kyai Gemblung. Kyai Gemblung hanya bisa merenung dan merenung. Seluruh santri pun sepakat untuk mencari kyai yang lain. Memang saat ini susah menemukan kyai yang sebenarnya. Banyak kyai yang hanya jadi foto model iklan ritual mbalon (maju bakal calon) saja!

Semoga mereka bisa bertemu dengan Kyai Slamet. Yah, paling banter mereka akan diajak ngombe toak bareng tukang becak!



Berpikir Merdeka © 2007-2009 All Rights Reserved. I am proudly using WordPress. Need furniture? and pallet delivery
27 queries. 0.148 seconds.

Saur 1.2 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.