<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berpikir Merdeka &#187; Tentang Kiai</title>
	<atom:link href="http://www.slametwidodo.com/category/tentang-kiai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.slametwidodo.com</link>
	<description>Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jun 2010 09:48:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Reuni SMA yuk!</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/03/19/reuni-sma-yuk/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2009/03/19/reuni-sma-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 18:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ah...entahlah]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[slamet widodo]]></category>
		<category><![CDATA[sma]]></category>
		<category><![CDATA[smu]]></category>
		<category><![CDATA[smunsa]]></category>
		<category><![CDATA[smunsa tuban]]></category>
		<category><![CDATA[tuban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=703</guid>
		<description><![CDATA[

Banyak yang bilang bahwa masa SMA adalah masa paling indah. Entah benar entah tidak, namun menurut saya masa SMA adalah masa paling ndableg bin ndugal. Ah, padahal sekarang pun saya pun masih istiqomah ndableg dan ndugal kok. Hehehehe&#8230;
Masa SMA saya habiskan di sebuah SMA yang konon paling tersohor di seantero Tuban. SMA Negeri 1 Tuban, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://alumnismansatuban.org"><img class="aligncenter" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="alumni smunsa tuban" src="http://alumnismansatuban.org/templates/alumnismansatuban/images/logo.gif" alt="" width="414" height="82" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Banyak yang bilang bahwa masa SMA adalah masa paling indah. Entah benar entah tidak, namun menurut saya masa SMA adalah masa paling <em>ndableg</em> bin <em>ndugal</em>. Ah, padahal sekarang pun saya pun masih istiqomah <em>ndableg</em> dan <em>ndugal</em> kok. Hehehehe&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Masa SMA saya habiskan di sebuah SMA yang konon paling tersohor di seantero Tuban. SMA Negeri 1 Tuban, sebuah sekolah tua yang berada di sudut Jl. Pahlawan Tuban. Tiga tahun saya <em>ngangsu kawruh</em> disini, mulai tahun 1996 hingga tahun 1999. Banyak kenangan indah yang hingga kini masih terekam dengan baik di memori otak saya. Aksi heroik melompat pagar sudut dekat mushola, aksi menyumbang pendapatan negara melalui sebatang rokok di salah satu kantin yang tersohor di kalangan siswa laki-laki ( siswa ya pasti laki-laki, kalau siswi kan perempuan <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ). Juga aksi menghindar dari upacara bendera, perjuangan mencari jalan pintas disaat olah raga lari hingga aksi perang air di saat jam pelajaran kosong atau dikosongkan paksa. Sungguh mengundang senyum&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Prestasi saya di SMA tidaklah terlalu layak dibanggakan. Suatu yang bertolak belakang dengan masa SD saya yang begitu bersinar. Saat SD saya selalu meraih rangking satu, hanya di kelas empat saya meraih rangking dua. Saat kelulusan SD, saya mampu meraih NEM tertinggi se-sekolah dan tertinggi kedua se-Kabupaten Tuban. Bahkan saya juga berhasil menjadi pelajar teladan peringkat dua se-Kecamatan Tuban. Namun, sejak SMP hingga SMA, praktis saya mulai menjadi <em>begundal</em> kelas. Beruntung di saat kuliah saya bisa mengembalikan pamor prestasi itu. Ehm&#8230; paling gak bisa lulus tidak sampai empat tahun dengan IPK sangat memuaskan! Hehehehe&#8230;mumpung punya blog, pamer ah <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <span id="more-703"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kembali ke masa SMA. Saya tidak pernah membawa tas ke sekolah, hanya membawa satu buku, LKS dan sebangsanya. Semua buku dan LKS saya tinggal di rak meja. Pun demikian dengan sepatu dan seragam olah raga. Tak jarang jika ada mendadak membutuhkan buku, saya harus rela datang kembali ke sekolah di saat sore hari. Membuka nako jendela dan mengambil buku itu. Jangan harap saya mempunyai catatan pelajaran, sebuah mesin yang berjuluk Foto Copy-lah yang menggantikan buku catatan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika menjelang akhir semester (atau cawu ya?), sering tugas mengerjakan LKS menumpuk. Trik <em>ndableg</em> saya pun beraksi. Karena jenuh, capek dan malas mengerjakan semua soal-soal, sering saya beraksi dengan melepas, mengelem halaman-halaman LKS itu. Trik ini cukup jitu, soalnya sang guru hanya melihat ada tidaknya jawaban atau lebih tepatnya tulisan saja. Lumayan lah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak lagi kisah ke-<em>ndableg-</em>an saya lainnya. Pokoknya parah deh!</p>
<p style="text-align: justify;">Kini, saya tinggal menghitung hari untuk menyambut reuni akbar SMA Negeri 1 Tuban pada tahun 2010 nanti. Sebuah website pun sudah dibuat dan bakal menjadi tempat nongkrongnya para <a title="alumnismunsatuban.org" href="http://alumnismansatuban.org">alumni SMA Negeri 1 Tuban</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu banyak kenangan saya disana, pun demikian dengan seorang <a title="Mantan Kyai" href="http://blog.ardyansah.com">mantan kyai</a> ini. Beliau malah mempunyai kisah cinta nan indah namun tak berujung dengan keindahan dengan <a title="???" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;q=%22hermi+sulistyani%22&amp;btnG=Telusuri+dengan+Google&amp;meta=&amp;aq=f&amp;oq=">seorang teman sekelasnya</a>. Begitu pula dengan <a title="Zen" href="http://zenteguh.wordpress.com">sang wartawan</a> yang terlantar di rimba Jakarta ini.</p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/04/17/warung-pak-bagong-yang-ndeso-ituhhalahd/" title="Warung Pak Bagong yang ndeso ituh&#8230;halah&#8230;:D">Warung Pak Bagong yang ndeso ituh&#8230;halah&#8230;:D</a> (25)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/04/16/shalawat-dan-semerbak-hio-dari-kota-tuban/" title="Shalawat dan semerbak hio dari Kota Tuban&#8230;">Shalawat dan semerbak hio dari Kota Tuban&#8230;</a> (12)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2007/10/31/jalan-jalan-di-tiongkok/" title="Jalan-jalan di &quot;Tiongkok&quot;">Jalan-jalan di &quot;Tiongkok&quot;</a> (3)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/23/stop-press-nggilani-dan-memuakkan/" title="Stop Press; Nggilani dan memuakkan&#8230;">Stop Press; Nggilani dan memuakkan&#8230;</a> (44)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/" title="Caleg dibalik ketiak&#8230;">Caleg dibalik ketiak&#8230;</a> (81)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/18/ziarah-blogger-timur-tengah-datang-tak-diundang-pulang-tak-diantar/" title="Ziarah Blogger Timur Tengah; Datang tak diundang, pulang tak diantar&#8230;">Ziarah Blogger Timur Tengah; Datang tak diundang, pulang tak diantar&#8230;</a> (64)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/kecakot-andy-bukan-kick-andy/" title="Kecakot Andy bukan Kick Andy&#8230;">Kecakot Andy bukan Kick Andy&#8230;</a> (17)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/10/nikmatnya-goyangan-geulis-dari-sukabumi/" title="Nikmatnya goyangan si geulis dari Sukabumi&#8230;">Nikmatnya goyangan si geulis dari Sukabumi&#8230;</a> (60)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/07/sidang-tidak-umum-pbb/" title="Sidang Tidak Umum PBB&#8230;">Sidang Tidak Umum PBB&#8230;</a> (43)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/06/nagiza-fortuna-azzahra/" title="Nagiza Fortuna Azzahra">Nagiza Fortuna Azzahra</a> (46)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2009/03/19/reuni-sma-yuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>73</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Caleg dibalik ketiak&#8230;</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 07:08:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sok serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[caleg]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ketiak]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[slamet widodo]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[Pemilu sebentar lagi. Fatwa haram golput pun telah diputuskan oleh komplotan ulama Indonesia yang bernaung dibawah organisasi bernama MUI, Majelis Ulama Indonesia. Terserah bagi kita, apakah masih percaya dengan fatwa komplotan ulama itu atau tidak. Seperti halnya fatwa-fatwa lucu lainnya, fatwa haram mencuri listrik misalnya. Sungguh bahan tertawaan yang sangat menghibur. Fatwa haram mencuri listrik? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9a/Hairy_Armpits.jpg/554px-Hairy_Armpits.jpg" target="_blank"><img class="alignleft" style="margin: 5px;" title="ketiak" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9a/Hairy_Armpits.jpg/554px-Hairy_Armpits.jpg" alt="" width="213" height="230" /></a>Pemilu sebentar lagi. Fatwa haram golput pun telah diputuskan oleh komplotan ulama Indonesia yang bernaung dibawah organisasi bernama MUI, Majelis Ulama Indonesia. Terserah bagi kita, apakah masih percaya dengan fatwa komplotan ulama itu atau tidak. Seperti halnya fatwa-fatwa lucu lainnya, fatwa haram mencuri listrik misalnya. Sungguh bahan tertawaan yang sangat menghibur. Fatwa haram mencuri listrik? Kelak pasti akan ada fatwa haram mencuri kambing, mencuri sapi, mencuri pupuk, mencuri sandal hingga mencuri keyword. Ah, sudahlah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Caleg pun dengan gegap gempita menyambut acara pemilihan ini. Kursi empuk dengan aneka tunjangan telah menunggu di gedung dewan. Aneka usaha dikerahkan, mulai dari menyebar poster, kalender, kaos, spanduk, bendera hingga membikin akun di berbagai jejaring sosial. Semua usaha dikerahkan demi meraup suara.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayang, masih banyak caleg yang tidak dewasa. Caleg yang masih anak-anak dan bersembunyi dibalik ketiak orang tuanya. Hanya mengandalkan nama besar orang tua untuk meraih kepercayaan. Tak kurang aneka kalimat semacam,</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">&#8230;.putra kiai pendiri PKI.</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">&#8230;.putri proklamator.</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">&#8230;.putra KH. Amin Nasution.</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">&#8230;.putri Pakdhe Gentho.</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">&#8230;.putra KH. Wong Fei Hung, dewan syuro PSSI</span></strong></p>
<p style="text-align: left;">bertebaran dimana-mana.</p>
<p style="text-align: left;">Oalah, caleg-caleg&#8230; keluarlah dari balik ketiak orang tuamu!</p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/08/10/mari-perbesar-kemaluan-kita-dengan-semangat-proklamasi/" title="Mari perbesar kemaluan kita dengan semangat proklamasi&#8230;">Mari perbesar kemaluan kita dengan semangat proklamasi&#8230;</a> (41)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/03/08/abdul-hadi-jamal-korupsi-bukan-masalah-jawa-luar/" title="Abdul Hadi Jamal; Korupsi bukan masalah Jawa-luar Jawa&#8230;">Abdul Hadi Jamal; Korupsi bukan masalah Jawa-luar Jawa&#8230;</a> (44)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/23/stop-press-nggilani-dan-memuakkan/" title="Stop Press; Nggilani dan memuakkan&#8230;">Stop Press; Nggilani dan memuakkan&#8230;</a> (44)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/11/11/minuman-khas-bogor/" title="Minuman khas Bogor&#8230;">Minuman khas Bogor&#8230;</a> (40)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/11/09/kiva-sedekah-cara-cerdas/" title="KIVA, sedekah cara cerdas&#8230;">KIVA, sedekah cara cerdas&#8230;</a> (51)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/08/27/petani-pedagang-pasar-dan-ketua-ranting-partai/" title="Petani, pedagang pasar dan ketua ranting partai&#8230;">Petani, pedagang pasar dan ketua ranting partai&#8230;</a> (52)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/24/pengkhianatan-pak-pos/" title="Pengkhianatan Pak Pos&#8230;">Pengkhianatan Pak Pos&#8230;</a> (47)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/05/31/darah-itu-merah-jenderal/" title="Darah itu merah, jenderal&#8230;">Darah itu merah, jenderal&#8230;</a> (30)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/05/15/istiqomah/" title="Istiqomah&#8230;">Istiqomah&#8230;</a> (19)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/05/09/syahwat-bikin-jalan-macet/" title="Syahwat bikin jalan macet&#8230;">Syahwat bikin jalan macet&#8230;</a> (26)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>81</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Because vector speaks more&#8230;</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/11/01/because-vector-speaks-more/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/11/01/because-vector-speaks-more/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2008 14:18:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[desainer]]></category>
		<category><![CDATA[gambar]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<category><![CDATA[slamet widodo]]></category>
		<category><![CDATA[vektor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=492</guid>
		<description><![CDATA[Anda kenal gambar siapa ini? Beruntung apabila anda tidak mengenalnya. Gambar disamping merupakan salah satu contoh gambar vektor.
Seorang desainer lokal keturunan Ronggolawe baru saja membuka lapaknya. Sang desainer telah membuat aneka gambar vektor tokoh idolanya, mulai dari Miyabi, Obama hingga Osama. Alangkah senangnya apabila Miyabi tahu bahwa gambarnya telah diabadikan dalam bentuk vektor oleh penggemarnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" style="margin: 5px;" title="Miyabi" src="http://vector.ardyansah.com/wp-content/uploads/2008/10/miyabi.jpg" alt="" width="269" height="259" />Anda kenal gambar siapa ini? Beruntung apabila anda tidak mengenalnya. Gambar disamping merupakan salah satu contoh <a title="Gambar vektor adalah..." href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vector_graphics">gambar vektor</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang <a title="XKH..." href="http://blog.ardyansah.com">desainer lokal</a> keturunan Ronggolawe baru saja membuka lapaknya. Sang desainer telah membuat aneka gambar vektor tokoh idolanya, mulai dari <a title="Miyabi..." href="http://vector.ardyansah.com/?p=70">Miyabi</a>, <a title="Obama..." href="http://vector.ardyansah.com/?p=90">Obama</a> hingga <a title="Osama..." href="http://vector.ardyansah.com/?p=67">Osama</a>. Alangkah senangnya apabila Miyabi tahu bahwa gambarnya telah diabadikan dalam bentuk vektor oleh penggemarnya dari Indonesia. Pun demikian dengan Obama dan Osama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a title="Juragan vektor..." href="http://vector.ardyansah.com"></a></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="Kyai Slamet..." src="http://vector.ardyansah.com/wp-content/uploads/2008/10/slamet.jpg" alt="" width="285" height="143" />Sang desainer juga telah menyajikan persembahan khusus bagi saya. Sebuah gambar vektor yang cukup menarik. Tampak saya dengan nikmatnya meneguk <em>toak</em> dalam wadah <em>centhak</em>. Latar belakang merah bukan berarti saya dikontrak oleh partai yang baru saja WO dari paripurna pengesahan UU porno bin mesum alias cabul itu. Bukan! Kyai Slamet masih netral! Belum ada satu partai atau calon pun yang berkeinginan untuk mengontrak saya sebagai FOTO MODEL iklannya. Saya berbeda dengan kyai-kyai foto model itu!</p>
<p style="text-align: justify;">Yang menggembirakan lagi sang desainer bersedia memberikan hadiah bagi anda sebuah gambar vektor. Tentu saja seperti halnya iklan telepon seluler, syarat dan ketentuan berlaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak itu saja, sang desainer kondang[an] ini siap memberikan pelayanan premium [bahkan pertamax plus atau pertaDEX] bagi anda, sampai anda benar-benar puas! Silahkan anda tengok <a title="Juragan vektor..." href="http://vector.ardyansah.com">galeri hasil karyanya!</a></p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/09/01/kyai-slamet/" title="Kyai Slamet&#8230;">Kyai Slamet&#8230;</a> (60)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/10/satu-kata-tentang-indonesia/" title="Satu kata tentang Indonesia&#8230;">Satu kata tentang Indonesia&#8230;</a> (75)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/03/19/reuni-sma-yuk/" title="Reuni SMA yuk!">Reuni SMA yuk!</a> (73)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/23/stop-press-nggilani-dan-memuakkan/" title="Stop Press; Nggilani dan memuakkan&#8230;">Stop Press; Nggilani dan memuakkan&#8230;</a> (44)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/" title="Caleg dibalik ketiak&#8230;">Caleg dibalik ketiak&#8230;</a> (81)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/18/ziarah-blogger-timur-tengah-datang-tak-diundang-pulang-tak-diantar/" title="Ziarah Blogger Timur Tengah; Datang tak diundang, pulang tak diantar&#8230;">Ziarah Blogger Timur Tengah; Datang tak diundang, pulang tak diantar&#8230;</a> (64)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/kecakot-andy-bukan-kick-andy/" title="Kecakot Andy bukan Kick Andy&#8230;">Kecakot Andy bukan Kick Andy&#8230;</a> (17)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/10/nikmatnya-goyangan-geulis-dari-sukabumi/" title="Nikmatnya goyangan si geulis dari Sukabumi&#8230;">Nikmatnya goyangan si geulis dari Sukabumi&#8230;</a> (60)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/07/sidang-tidak-umum-pbb/" title="Sidang Tidak Umum PBB&#8230;">Sidang Tidak Umum PBB&#8230;</a> (43)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/06/nagiza-fortuna-azzahra/" title="Nagiza Fortuna Azzahra">Nagiza Fortuna Azzahra</a> (46)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/11/01/because-vector-speaks-more/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meneladani Nabi&#8230;</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/10/24/meneladani-nabi/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/10/24/meneladani-nabi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 06:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[edan]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[kyai bejat]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=446</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah pondok pesantren yang dipimpin oleh kyai bernama Kyai Gemblung tengah mengadakan pengajian rutin dengan santri-santrinya.
Kyai Gemblung : &#8220;Santri-santriku semua&#8230; Kalian harus meneladani Nabi kita. Semua tindak-tanduknya harus kita teladani! Ya kayak Kyai ini yang selalu pakai baju gamis.&#8221;
Santri Mrosal : &#8220;Lho, kyai. Sampean ojo sakenak udhele sampean yen nyonthong!&#8221;
Kyai Gemblung : &#8220;Lha, ini contoh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebuah pondok pesantren yang dipimpin oleh kyai bernama Kyai Gemblung tengah mengadakan pengajian rutin dengan santri-santrinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kyai Gemblung : &#8220;Santri-santriku semua&#8230; Kalian harus meneladani Nabi kita. Semua tindak-tanduknya harus kita teladani! Ya kayak Kyai ini yang selalu pakai baju gamis.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Santri Mrosal : &#8220;Lho, kyai. Sampean ojo sakenak udhele sampean yen nyonthong!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kyai Gemblung : &#8220;Lha, ini contoh gak bener! Mbok sama kyai yang sopan!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Santri Mrosal : &#8220;Lha kyai sendiri gak pernah meneladani Nabi. Nabi dulu kalau bepergian naik onta kok kyai malah dengan pongah naik New CRV pemberian calon gubernur itu!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Santri Mbeling : &#8220;Ada lagi kyai. Nabi dulu juga gak pernah bikin partai. Lha sampean kok malah bentrok sama saudara sendiri gara-gara par tai itu!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Santri Cerdas : &#8221; Nabi dulu gak pernah pakai PDA, kok sampean malah punya PDA dan HP mahal hasil pemberian anggota DPR!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Santri nDugal : &#8220;Nabi dulu gak pernah membangun rumah mewah berkedok pesantren!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Santri Cerewet : &#8220;Sudahlah kyai! Saya sudah muak dengan sampean!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya santri-santri itu meninggalkan Kyai Gemblung. Kyai Gemblung hanya bisa merenung dan merenung. Seluruh santri pun sepakat untuk mencari kyai yang lain. Memang saat ini susah menemukan kyai yang sebenarnya. Banyak kyai yang hanya jadi foto model iklan ritual mbalon (maju bakal calon) saja!</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga mereka bisa bertemu dengan <a href="http://slametwidodo.com">Kyai Slamet</a>. Yah, paling banter mereka akan diajak ngombe toak bareng tukang becak!</p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/" title="Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?">Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?</a> (84)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/31/halal-haram-hitam-putih/" title="Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;">Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;</a> (39)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/09/29/menang/" title="Menang!">Menang!</a> (42)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/08/15/perbedaan-adalah-rahmat/" title="Perbedaan adalah rahmat&#8230;">Perbedaan adalah rahmat&#8230;</a> (70)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/24/ayat-ayat-kampanye/" title="Ayat-ayat kampanye&#8230;">Ayat-ayat kampanye&#8230;</a> (17)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/06/04/susah-masuk-surga/" title="Susah masuk surga&#8230;">Susah masuk surga&#8230;</a> (64)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/04/16/shalawat-dan-semerbak-hio-dari-kota-tuban/" title="Shalawat dan semerbak hio dari Kota Tuban&#8230;">Shalawat dan semerbak hio dari Kota Tuban&#8230;</a> (12)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/10/satu-kata-tentang-indonesia/" title="Satu kata tentang Indonesia&#8230;">Satu kata tentang Indonesia&#8230;</a> (75)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/" title="Caleg dibalik ketiak&#8230;">Caleg dibalik ketiak&#8230;</a> (81)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/06/kisah-pembunuhan-aktivis-kam-di-kerajaan-melasnesia/" title="Kisah Pembunuhan Aktivis KAM di Kerajaan Melasnesia&#8230;">Kisah Pembunuhan Aktivis KAM di Kerajaan Melasnesia&#8230;</a> (30)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/10/24/meneladani-nabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan adalah rahmat&#8230;</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/08/15/perbedaan-adalah-rahmat/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/08/15/perbedaan-adalah-rahmat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 04:11:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sok kyai]]></category>
		<category><![CDATA[Sok ngerti]]></category>
		<category><![CDATA[Sok serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[nu]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[syawal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[Maaf, agak panjang. Edisi Khutbah Jum&#8217;at ala Kyai Slamet nih&#8230;
Seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal di negara kita pasti menimbulkan sedikit keguncangan. Perbedaan dalam penetapan tanggal nan penting bagi umat Islam ini seolah sudah menjadi pola yang akan terus berulang. Terkadang dengan sedikit bumbu yang ditambahkan oleh media massa, seolah perbedaan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Maaf, agak panjang. Edisi Khutbah Jum&#8217;at ala Kyai Slamet nih&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal di negara kita pasti menimbulkan sedikit keguncangan. Perbedaan dalam penetapan tanggal nan penting bagi umat Islam ini seolah sudah menjadi pola yang akan terus berulang. Terkadang dengan sedikit bumbu yang ditambahkan oleh media massa, seolah perbedaan ini begitu dahsyat. Padahal perbedaan ini seharusnya dapat disikapi sebagai suatu hal yang biasa dan wajar dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara. Bukan sesuatu yang perlu dirisaukan. Terlepas dari masih pro kontranya status hadits <em><strong>Ikhtilaafu ummatii rahmah</strong></em>, saya masih berkeyakinan bahwa perbedaan memang sebuah rahmat. Namun bukan berarti sebaliknya, persatuan atau persamaan adalah adzab. Bukan, bukan sama sekali!</p>
<p style="text-align: justify;">Perbedaan akan membawa kita untuk saling menghargai. Perbedaan pendapat menjadi suatu hal yang lumrah ketika tiap-tiap manusia berpikir. Bukankah kita diperintahkan untuk selalu berpikir. Sesuatu yang masih &#8220;samar&#8221; dalam Qur&#8217;an dan hadits merupakan sebuah perintah rahasia dari Allah kepada hambaNya untuk senantiasa memutar otak.</p>
<p style="text-align: justify;">Ide penyatuan kalender Islam masih menjadi suatu cita-cita nan mustahil diwujudkan. Kenapa? Masing-masing pendapat, baik hisab maupun rukyat mempunyai dasar masing-masing. Pengertian rukyat pun masih dapat diperdebatkan. Apakah mata telanjang atau dengan alat bantu? Batas &#8220;mungkin terlihat&#8221; juga masih dapat diperdebatkan. Wajar! Di jaman Nabi Muhammad, belum ada teleskop yang berkemampuan prima. Dan yang utama, belum ada google dan kawan-kawannya!</p>
<p style="text-align: justify;">Saya pribadi tetap memegang teguh &#8220;perbedaan adalah rahmat&#8221; dalam kehidupan beragama keluarga saya. Saya bukan NU atau Muhammadiyah, bukan pula HTI atau Triple C (Club Celana Cingkrang)! Saya muslim biasa!</p>
<p style="text-align: justify;">Sedikit gambaran tentang indahnya perbedaan dalam keluarga saya. Saya terbiasa tidak membaca doa qunut  (do&#8217;a yang dibaca selepas bangkit dari rukuk pada rakaat terakhir) ketika sholat shubuh, sedangkan istri saya terbiasa melafalkannya. Lalu sebagai imam sholat, apakah saya dengan serta merta menghilangkan kesempatan istri saya untuk membaca qunut? Tidak. Selalu ada jalan menuju Surga. Selepas i&#8217;tidal (bangkit dari rukuk) terakhir, saya memberi waktu kepada istri untuk melafalkan doa qunut. Lalu saya ngapain? Ya diam saja!<span id="more-365"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bukan itu saja. Kami terbiasa berpuasa dan berhari raya tidak bersama-sama. Saya selalu berpatokan dengan siaran resmi PP Muhammadiyah, walaupun saya bukan fans Din Syamsudin. Sedangkan istri selalu bersandar pada &#8220;siaran resmi&#8221; masjid di lingkungan rumah kami. Jadi ketika saya sudah melakukan sholat idul fitri di kampus UMM, istri saya masih berpuasa dan santai di rumah. Sebaliknya keesokan hari, ketika istri berangkat sholat idul fitri di masjid perumahan, saya duduk manis berbalas SMS di rumah. Perbedaan adalah hal yang biasa. Lha pas coblosan pilgub kemarin saja, saya dan istri sama-sama tidak tahu pilihan masing-masing kok! Ya, pilgub kemarin saya menggunakan hak pilih. Saya tidak suka golput tapi lebih tidak suka fatwa haram golput. Kelihatannya pilihan kami beda sih, lha saya nyoblos Kaji ups&#8230; keceplosan! <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Apakah saya gagal menjadi imam di keluarga? Tidak menurut saya. Justru saya gagal, apabila saya memaksa istri mengikuti pendapat saya. Ingatlah bahwa pendapat ulama-ulama besar itu pun &#8220;hanya&#8221; hasil ijtihad yang masih belum tentu benar salahnya bukan? Seperti yang dijanjikan Allah, benar salah dalam ijtihad bakal mendapatkan satu pahala. Namun kelak, ketika sidang pengadilan akhirat akan diumumkan siapa yang benar dan berhak mendapatkan bonus satu pahala lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, kenapa harus bacok-bacokan untuk memperebutkan kebenaran?</p>
<p style="text-align: justify;">Oh, ya sedikit cerita tentang indahnya perbedaan. Imam masjid agung Tuban terdiri dari beberapa orang yang berbeda versi tarawihnya. Ada imam versi 20 dan versi 8 rakaat. Apakah terjadi peperangan di Tuban? Tidak. Ketika shalat dipimpin oleh imam versi 20 rakaat, mereka yang lebih sreg versi 8 rakaat pun mengikuti jalannya shalat. Namun setelah rakaat yang kedelapan, mereka beranjak pulang atau duduk-duduk di serambi masjid menunggu shalat witir. Ketika shalat witir dilaksanakan, mereka kembali bergabung mengikuti shalat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya ketika giliran imam versi 8 rakaat, mereka yang lebih suka shalat tarawih 20 rakaat akan keluar dari barisan pada saat shalat witir dilaksanakan. Kemudian mereka melanjutkan tarawih lagi selepas para jamaah versi 8 rakaat beranjak pulang. Oh, indahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang para elitlah yang harus belajar dari lingkup yang lebih kecil, entah keluarga atau sekelompok wong cilik lainnya. Yah, semakin elit semakin tidak sempat untuk belajar. Terlalu sibuk rupanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana saudaraku, masihkah engkau memaksakan pendapat kepada orang lain?</p>
<p style="text-align: justify;">Sholat Jum&#8217;at yuk&#8230;.!</p>
<p style="text-align: justify;">
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/06/04/susah-masuk-surga/" title="Susah masuk surga&#8230;">Susah masuk surga&#8230;</a> (64)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/24/meneladani-nabi/" title="Meneladani Nabi&#8230;">Meneladani Nabi&#8230;</a> (38)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/09/29/menang/" title="Menang!">Menang!</a> (42)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/09/22/ramadhan-kan-segera-berlalu/" title="Ramadhan kan segera berlalu&#8230;">Ramadhan kan segera berlalu&#8230;</a> (52)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/" title="Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?">Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?</a> (84)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/08/26/selamat-menunaika-ibadah-puasa/" title="Selamat menunaikan ibadah puasa!">Selamat menunaikan ibadah puasa!</a> (19)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/10/satu-kata-tentang-indonesia/" title="Satu kata tentang Indonesia&#8230;">Satu kata tentang Indonesia&#8230;</a> (75)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/11/01/because-vector-speaks-more/" title="Because vector speaks more&#8230;">Because vector speaks more&#8230;</a> (29)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/31/halal-haram-hitam-putih/" title="Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;">Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;</a> (39)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/13/agama-dan-diskriminasi/" title="Agama dan diskriminasi&#8230;">Agama dan diskriminasi&#8230;</a> (61)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/08/15/perbedaan-adalah-rahmat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fatwa haram rokok&#8230;</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/08/13/fatwa-haram-rokok/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/08/13/fatwa-haram-rokok/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 07:36:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Macak pinter]]></category>
		<category><![CDATA[Sok kyai]]></category>
		<category><![CDATA[Sok ngerti]]></category>
		<category><![CDATA[Sok serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[halal]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[mui]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[Sejak kemarin malam saya agak terperanjat ketika membaca detik. Sebuah berita baru dan saya prediksi bakal mengguncangkan Indonesia. Hayoo apa coba? Rekaman telepon, ah sudah lewat. Supriyadi muncul lagi, ah saya gak mau membahas itu. Lalu apa? itu lho soal rokok-merokok.
Kak Seto, ketua KPAI meminta kepada MUI untuk memberikan fatwa haram untuk rokok dan merokok. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://venus-to-mars.com"><img class="alignleft" style="margin: 5px;" title="Kami turut mencerdaskan bangsa!" src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2008/08/img_0822-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Sejak kemarin malam saya agak terperanjat ketika membaca <a title="Detik..." href="http://detik.com">detik</a>. Sebuah berita baru dan saya prediksi bakal mengguncangkan Indonesia. Hayoo apa coba? Rekaman telepon, ah sudah lewat. Supriyadi muncul lagi, ah saya gak mau membahas itu. Lalu apa? itu lho soal rokok-merokok.</p>
<p style="text-align: justify;">Kak Seto, ketua <a title="KPAI..." href="www.kpai.go.id">KPAI</a> meminta kepada MUI untuk memberikan fatwa haram untuk rokok dan merokok. Alasan KPAI adalah untuk melindungi anak-anak dari dampak buruk rokok. Banyak data yang menyebutkan bahwa jumlah perokok anak [atau anak perokok ya?] semakin menunjukkan peningkatan. Salah satu upaya untuk mencegah hal itu adalah dengan memfatwakan haram terhadap rokok dan tentu saja aktivitas merokok sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Weh la da lah&#8230; MUI? Rokok? Masak sih fatwa MUI masih bisa diandalkan. Lha fatwa yang lain saja hanya dianggap angin lalu kok oleh umatnya. Sebelum membahas lebih jauh tentang rokok, saya mencoba membahas fatwa-fatwa MUI terlebih dahulu. Saya terkadang heran, kenapa terlalu sering MUI mengeluarkan fatwa atau dipaksa mengeluarkan fatwa hal-hal yang &#8220;aneh-aneh&#8221;, mulai <em>sepele</em> hingga <em>sepolo</em>. Coba anda pikirkan atau bayangkan saja deh&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">1. <a title="Kurang kerjaan..." href="http://www.d-infokom-jatim.go.id/news.php?id=9191">Fatwa haram mencuri listrik.</a></p>
<p style="text-align: justify;">2. Fatwa haram membajak&#8230; Coba yang gemar nonton VCD atau DVD, kalau beruntung pasti anda pernah menjumpai tulisan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">3. <a title="Ahhh..." href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/">Fatwa haram golput.<span id="more-359"></span></a></p>
<p style="text-align: justify;">Coba, kisanak renungkan, fatwa haram mencuri listrik. Kok ya kebangetan dan kurang kerjaan banget MUI mengeluarkan fatwa ini. Sudah jelas <em>wela-wela</em> kalau mencuri itu haram kok masih bikin fatwa mencuri listrik. Mungkin suatu saat akan ada fatwa mencuri ayam, mencuri kambing, mencuri sandal, mencuri sandal di masjid, mencuri perhatian, mencuri hati hingga mencuri gay oh maaf mencurigai maksudnya. Jelas! Ini pasti pesanan <a title="PLN..." href="http://blogombal.org/2008/08/12/pelayanan-baru-pln/">BUMN yang sakit itu</a>&#8230; Lho fatwa kok pesanan?</p>
<p style="text-align: justify;">Fatwa membajak? Ya sama dengan mencuri. Jangan-jangan ini pesanan Bill Gates? <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Fatwa golput? Ah entahlah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali ke rokok. Rokok sendiri sampai sekarang masih menjadi bahan perdebatan diantara para ulama. Sebagian menghukuminya haram, sebagian lainnya makruh. Bukankah banyak ulama yang merokok&#8230; <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana kita menyikapi persoalan rokok-merokok ini? Kembali ke Al-Qur&#8217;an. Bagaimana sejarah pengharaman minuman keras dan penghapusan perbudakan. Seandainya kita belajar dari sana, maka rokok akan dapat kita sikapi dengan arif dan bijaksana. Kita tahu proses pengharaman minuman keras berjalan secara bertahap pun demikian dengan penghapusan perbudakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita tahu rokok selain mempunyai arti &#8220;budaya&#8221; juga mempunyai arti ekonomi nan maha penting. Bisa anda bayangkan berapa pemasukan negara dari cukai rokok. Berapa juta buruh pabrik rokok, berapa juta petani tembakau, berapa ribu pedagang asongan, berapa ribu pedagang kaki lima, berapa puluh juta orang yang hidup bergantung dari rokok? Berapa coba? Belum lagi bagaimana nasib dunia olahraga kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau langsung serta merta fatwa haram meluncur, maka hancurlah Indonesia. Sudahkah kita sanggup menggantikan rokok dari pilar ekonomi bangsa ini. Rokok, haram! bukan berarti hanya merokok saja yang haram. Membuat, memproduksi, memperdagangkannya juga haram. Berapa ratus ribu WNI yang masuk neraka? <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, ini bukan karena saya perokok. Saya tahu resiko merokok, keburukan merokok. Pun saya telah berusaha mengurangi konsumsi rokok. Jadi saya mendukung saja fatwa haram ini, JIKA dan hanya JIKA : INDONESIA SUDAH BISA MELEPASKAN ROKOK DARI SENDI EKONOMINYA.</p>
<p style="text-align: justify;">Lagipula itu kan ijtihad, salah atau benar dapat satu point. Entar di akhirat, yang benar dapat bonus satu point lagi. Ya kan?</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana kisanak? Sudahkan anda dirokok tadi malam? Eh&#8230; <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<address style="text-align: justify;">Foto diambil dengan ijin sepenuhnya dari <a title="Simbokkk..." href="http://venus-to-mars.com/">seorang Plurker!</a><br />
</address>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/31/halal-haram-hitam-putih/" title="Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;">Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;</a> (39)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/" title="Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?">Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?</a> (84)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/10/satu-kata-tentang-indonesia/" title="Satu kata tentang Indonesia&#8230;">Satu kata tentang Indonesia&#8230;</a> (75)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/03/fatwa-haram-unas/" title="Fatwa haram Unas&#8230;">Fatwa haram Unas&#8230;</a> (48)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/11/01/because-vector-speaks-more/" title="Because vector speaks more&#8230;">Because vector speaks more&#8230;</a> (29)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/24/meneladani-nabi/" title="Meneladani Nabi&#8230;">Meneladani Nabi&#8230;</a> (38)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/09/01/kyai-slamet/" title="Kyai Slamet&#8230;">Kyai Slamet&#8230;</a> (60)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/08/15/perbedaan-adalah-rahmat/" title="Perbedaan adalah rahmat&#8230;">Perbedaan adalah rahmat&#8230;</a> (70)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/24/ayat-ayat-kampanye/" title="Ayat-ayat kampanye&#8230;">Ayat-ayat kampanye&#8230;</a> (17)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/06/04/susah-masuk-surga/" title="Susah masuk surga&#8230;">Susah masuk surga&#8230;</a> (64)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/08/13/fatwa-haram-rokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>131</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayat-ayat kampanye&#8230;</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/07/24/ayat-ayat-kampanye/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/07/24/ayat-ayat-kampanye/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 02:13:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[nakal]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah kampung yang bernama Gunung Kembar, terdapat seorang kyai yang cukup disegani. Kyai ini menjadi panutan dalam segala bidang oleh penduduk kampung. Bahkan untuk urusan politik, sang kyai mendapat tempat yang sangat strategis. Segala omongan kyai entah benar atau salah selalu menjadi acuan semua warga kampung. Tidak ada protes, tidak ada ruang diskusi.
Menjelang Pilkada, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di sebuah kampung yang bernama Gunung Kembar, terdapat seorang kyai yang cukup disegani. Kyai ini menjadi panutan dalam segala bidang oleh penduduk kampung. Bahkan untuk urusan politik, sang kyai mendapat tempat yang sangat strategis. Segala omongan kyai entah benar atau salah selalu menjadi acuan semua warga kampung. Tidak ada protes, tidak ada ruang diskusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang Pilkada, sang kyai menjadi tokoh paling dicari. Bukan sebagai calon pesakitan, bukan sebagai target operasi. Namun menjadi keharusan bagi semua kandidat untuk meminta restu dari sang kyai. Jangan heran apabila televisi, koran hingga blog menyajikan tulisan dan tentu foto para kandidat sedang berpose mesra dengan sang kyai.</p>
<p style="text-align: justify;">Pilkada kali ini diikuti oleh 4 pasang calon, yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;">1. ASU &#8211; Artalita dan Sukat</p>
<p style="text-align: justify;">2. ANCUK &#8211; Andi dan Cucuk</p>
<p style="text-align: justify;">3. ADIL &#8211; Adi dan Kunyil</p>
<p style="text-align: justify;">4. MELU &#8211; Memed dan Luki</p>
<p style="text-align: justify;">Sang kyai pun telah memutuskan untuk memberi restu kepada pasangan ADIL. Entah mengapa sang kyai begitu suka dengan pasangan ini. Konon jumlah sumbangan pasangan ADIL jauh lebih besar dibandingkan pasangan lainnya. Bukan saja uang tunai, batu bata, semen dan pasir telah disumbangkan untuk sang kyai. Bukan hanya sumbangan biasa, namun sumbangan dengan banyak harapan. Termasuk do&#8217;a dan dukungan, mungkin juga fatwa.<span id="more-307"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sang kyai ingin tetap bermain cantik. Dia tidak mau terang-terangan terlibat dalam urusan perpolitikan. Maka dia pun menolak menjadi jurkam. Kyai hanya mau silaturahmi, istighotsah, pengajian dan aneka istilah lainnya. Tentu beda dengan kampanye! Beda? Mungkin!</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam setiap acara, sang kyai selalu berpesan kepada umatnya untuk berlaku ADIL karena berlaku ADIL lebih dekat dengan takwa. Tak lupa sang kyai selalu mengutip ayat-ayat yang mendukung ucapannya. Ketika sang kyai berwasiat tentang ADIL, pasangan ADIL yang duduk disampingnya tersenyum puas. Tidak rugilah berbisnis dengan kyai ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sang kyai juga membuka berbagai kitabnya untuk mencari ayat-ayat yang paling tepat dan pas untuk mempromosikan ADIL. Bahkan tidak jarang dia menjatuhkan fatwa HARAM untuk memilih pasangan lain. Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, maka janganlah memilih pemimpin yang berjenis kelamin perempuan. Lagi-lagi dengan lancarnya sang kyai mengutip ayat. Siapa lagi korbannya, kalau bukan pasangan ASU (Artalita dan Sukat).</p>
<p style="text-align: justify;">Puncaknya pada malam sebelum hari pencoblosan. Sang kyai mengadakan pengajian akbar di kampungnya, kampung Gunung Kembar. Dengan semangat kyai berkata :</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;BERLAKULAH ADIL KARENA ADIL ITU DEKAT DENGAN TAKWA&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Keesokan harinya, hasil penghitungan suara di Kampung Gunung Kembar sungguh mencengangkan. Dari total 1201 surat suara yang masuk, 1200 diantaranya tidak sah. Kesemua surat suara yang tidak sah ternyata dicoblos pada semua gambar pasangan calon. Warga Kampung Gunung Kembar pun bangga telah bisa berlaku adil dan telah dekat dengan takwa!</p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/" title="Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?">Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?</a> (84)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/24/meneladani-nabi/" title="Meneladani Nabi&#8230;">Meneladani Nabi&#8230;</a> (38)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/06/04/susah-masuk-surga/" title="Susah masuk surga&#8230;">Susah masuk surga&#8230;</a> (64)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/10/satu-kata-tentang-indonesia/" title="Satu kata tentang Indonesia&#8230;">Satu kata tentang Indonesia&#8230;</a> (75)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/23/stop-press-nggilani-dan-memuakkan/" title="Stop Press; Nggilani dan memuakkan&#8230;">Stop Press; Nggilani dan memuakkan&#8230;</a> (44)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/" title="Caleg dibalik ketiak&#8230;">Caleg dibalik ketiak&#8230;</a> (81)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/06/kisah-pembunuhan-aktivis-kam-di-kerajaan-melasnesia/" title="Kisah Pembunuhan Aktivis KAM di Kerajaan Melasnesia&#8230;">Kisah Pembunuhan Aktivis KAM di Kerajaan Melasnesia&#8230;</a> (30)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/11/01/because-vector-speaks-more/" title="Because vector speaks more&#8230;">Because vector speaks more&#8230;</a> (29)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/31/halal-haram-hitam-putih/" title="Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;">Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;</a> (39)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/09/01/kyai-slamet/" title="Kyai Slamet&#8230;">Kyai Slamet&#8230;</a> (60)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/07/24/ayat-ayat-kampanye/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 12:45:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Macak pinter]]></category>
		<category><![CDATA[Sok ngerti]]></category>
		<category><![CDATA[Sok serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[megawati]]></category>
		<category><![CDATA[mui]]></category>
		<category><![CDATA[pks]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=272</guid>
		<description><![CDATA[Golput kembali menjadi bahan pembicaraan. Terlebih setelah Pilkada Jawa Barat dan Jawa Tengah yang dimenangkan oleh Golput alias golongan putih. Pilkada Jawa Barat yang menghasilkan pasangan Hade (Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf) berhasil meraup 7,3 juta suara, sedangkan golput mencapai 10 juta suara. Paling baru dan heboh di Jawa Tengah. Lagi-lagi Golput meraih kemenangannya.
Pertanda apakah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Golput kembali menjadi bahan pembicaraan. Terlebih setelah Pilkada Jawa Barat dan Jawa Tengah yang dimenangkan oleh Golput alias golongan putih. Pilkada Jawa Barat yang menghasilkan pasangan Hade (Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf) berhasil meraup 7,3 juta suara, sedangkan golput mencapai 10 juta suara. Paling baru dan heboh di Jawa Tengah. Lagi-lagi Golput meraih kemenangannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertanda apakah ini? Apakah rakyat Indonesia sudah tidak lagi tertarik untuk menentukan nasib masa depan bangsanya sendiri? Ataukah rakyat sudah jengah oleh ulah sebagian besar [oknum] pejabat baik eksekutif, legislatif dan yudikatif? Apalagi dengan terbongkarnya berbagai rekaman <span style="text-decoration: line-through;">video porno</span> <a title="xxx" href="http://www.slametwidodo.com/2008/06/19/balada-tante-girang-dengan-jamput-jancuk-dan-jembut/">percakapan telepon yang memalukan itu</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Golput sendiri bukanlah barang baru. Sejak masa pemerintahan Soeharto pun sudah menjadi momok bagi pemerintah. Golput merupakan wujud protes atas ketidakberesan sistem pemerintahan yang telah ada. Juga merupakan suatu bentuk pilihan ketika dihadapkan pada pilihan calon-calon pemimpin yang dianggap kurang pantas. Golput oleh pemerintah Soeharto dianggap sebagai musuh bebuyutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya pejabat pemerintahan maupun [poli]TIKUS yang resah akan fenomena Golput. Orang-orang yang biasanya memakai sarung kini sibuk berkumpul untuk mengeluarkan fatwa tentang Golput. Terbaru, MUI se-Madura telah mengeluarkan fatwa bahwa <a title="MUI..." href="http://www.liputan6.com/actual/?id=13392">Golput adalah haram</a>. Golput sama dengan menyantap babi. Golput sama dengan meminum arak. Golput tidak ada bedanya dengan berzina. Golput tidak ada bedanya dengan nonton Maria Ozawa <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <span id="more-272"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan Megawati juga memberikan fatwa tentang Golput ini. Bagi anda yang Golput, maka anda harus melepaskan status WNI anda. Mungkin Megawati lupa Pemilu 1997 silam, <a title="Sudah lupa ya mbak?" href="http://www.tempointeraktif.com/ang/min/02/12/nas2.htm">dia pernah melakukan aksi Golput</a>. Sudah insyafkah Megawati? Mungkin dia kini sudah dekat dengan para kyai yang sering berfatwa itu. Bagaimana dengan PKS. Berdasarkan fatwa Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera maka <a title="Golput=makan babi?" href="http://www.pks-anz.org/modules.php?op=modload&amp;name=News&amp;file=article&amp;sid=16&amp;mode=thread&amp;order=0&amp;thold=0">Golput hukumnya haram</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan Gus Dur? Ah&#8230; silahkan buka google dan cari sendiri fatwa beliau?</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu pertanyaannya, bagaimana nasib saya dan orang-orang seperti saya ini. Saya sudah banyak dosa, takut nambah dosa lagi. Kalo boleh saya mengungkapkan pendapat maka fatwa hanya mengikat ke dalam saja. Fatwa PKS hanya untuk kaum PKS saja. Fatwa NU ya hanya untuk NU saja. Fatwa MUI Madura, ya hanya untuk kaum MUI Madura saja. Fatwa Megawati ya untuk kaum Megawati saja. Lalu saya ini kaum apa?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya malah cenderung curiga fatwa-fatwa yang baru-baru ini keluar tidak lepas dari permainan lendir politik. Apakah fatwa tersebut berkonsekuensi dengan surga yang kekal di akhirat kelak? Atau hanya surga dunia saja. Entah <a title="xxx" href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/04/bulyan-royan-anggota-dpr-dipancung/">surganya Bulyan Royan</a> atau <a title="xxx" href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/09/mafia-selangkangan-dari-gedung-dpr/">surganya Al Amin Nasution</a>. Mungkin suatu saat nanti akan ada iklan di google ads atau <a title="Bukan Kumpul Kebo..." href="http://kumpulblogger.com/textlink_desc.php?refid=670">kumpulblogger</a> berbunyi <span style="color: #ff0000;">&#8220;<strong>DIJUAL FATWA MURAH, Hubungi Kyai Slamet</strong>&#8220;</span></p>
<p style="text-align: justify;">Wallahu &#8216;Alam&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/24/meneladani-nabi/" title="Meneladani Nabi&#8230;">Meneladani Nabi&#8230;</a> (38)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/24/ayat-ayat-kampanye/" title="Ayat-ayat kampanye&#8230;">Ayat-ayat kampanye&#8230;</a> (17)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/06/04/susah-masuk-surga/" title="Susah masuk surga&#8230;">Susah masuk surga&#8230;</a> (64)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/31/halal-haram-hitam-putih/" title="Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;">Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;</a> (39)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/08/15/perbedaan-adalah-rahmat/" title="Perbedaan adalah rahmat&#8230;">Perbedaan adalah rahmat&#8230;</a> (70)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/08/13/fatwa-haram-rokok/" title="Fatwa haram rokok&#8230;">Fatwa haram rokok&#8230;</a> (131)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/08/26/selamat-menunaika-ibadah-puasa/" title="Selamat menunaikan ibadah puasa!">Selamat menunaikan ibadah puasa!</a> (19)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/10/satu-kata-tentang-indonesia/" title="Satu kata tentang Indonesia&#8230;">Satu kata tentang Indonesia&#8230;</a> (75)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/03/fatwa-haram-unas/" title="Fatwa haram Unas&#8230;">Fatwa haram Unas&#8230;</a> (48)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/" title="Caleg dibalik ketiak&#8230;">Caleg dibalik ketiak&#8230;</a> (81)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>84</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Susah masuk surga&#8230;</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/06/04/susah-masuk-surga/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/06/04/susah-masuk-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 12:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ah...entahlah]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[fpi]]></category>
		<category><![CDATA[hti]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[nu]]></category>
		<category><![CDATA[pkb]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>
		<category><![CDATA[toak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah warung toak, beberapa toakers sedang berdiskusi tentang masalah akhirat. Kucluk, seorang pemuda yang sedang kebingungan tentang nasibnya mencoba untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Paling tidak, walau hidup sengsara di dunia, dia ingin kelak akan masuk surga dengan ditemani miyabi ribuan bidadari yang virgin. Dia mencoba ngangsu kawruh dengan Mbah Gebleg, sosok yang disegani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di sebuah warung toak, beberapa toakers sedang berdiskusi tentang masalah akhirat. Kucluk, seorang pemuda yang sedang kebingungan tentang nasibnya mencoba untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Paling tidak, walau hidup sengsara di dunia, dia ingin kelak akan masuk surga dengan ditemani <span style="text-decoration: line-through;">miyabi</span> ribuan bidadari yang virgin. Dia mencoba <em>ngangsu kawruh </em>dengan Mbah Gebleg, sosok yang disegani di kalangan toakers.</p>
<p style="text-align: justify;">Kucluk : &#8220;Gimana ya mbah biar bisa masuk surga nan katanya nyaman ituh?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mbah Gebleg : &#8220;Yo mbok kamu belajar ngaji sana dengan mbah kyai di pondok ujung desa ituh.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kucluk : &#8220;Ogah, mbah. Mbah kyai-nya sudah jarang ngajari ngaji. Dia sibuk sekarang. Banyak tamu <span style="text-decoration: line-through;">penjahat </span>pejabat sowan minta restu.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mbah Gebeleg : &#8220;Ah, kan dia masih banyak waktu luang toh le&#8230; Ya mbok <em>matur</em> sana. Minta diajarin ngaji, kalau perlu total nyantri disana.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kucluk : &#8220;Gak ah mbah. Dia sekarang sibuk banget. Dia kan sudah jadi anggota DPR, belum lagi kalau lagi ngurusi <span style="text-decoration: line-through;">pundi receh</span> partainya ituh.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mbah Gebleg : &#8220;Ah masak sih&#8230; Tapi bener kok, sekarang dia jarang ke mushola desa. Beda sama waktu mau <em>coblosan</em> dulu. Yah.. coba sama pak ustadz yang ada di kota sana!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kucluk : &#8220;Wah gak mau, mbah. Saya masih suka pakai celana jeans. Kalau sama pak ustadz ituh pasti saya dipaksa jadi anggota triple C.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mbah Gebeleg : &#8220;Oalah, apa itu triple C?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kucluk : &#8220;Itu lho mbah, CCC, Club Celana Cingkrang! Belum lagi pasti saya nanti dilarang ndengerin lagunya Slank, Jamrud dan campursari. Susah mbah!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mbah Gebleg : &#8220;Hmmm&#8230; Kamu ke Jakarta saja sekalian, berguru sama habib yang terkenal ituh.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kucluk : &#8220;Wah, saya gak bakalan diterima mbah.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mbah Gebleg : &#8220;Lho emangnya kenapa?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kucluk : &#8220;Saya gak bisa berkelahi mbah. Padahal habib ituh suka berkelahi. Bukannya dia sih, tapi anak buahnya. Saya juga gak tegaan kalau harus mukuli kepala orang, <em>mbacok</em> atau <em>menthung</em>.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mbah Gebleg : &#8220;Oalah le&#8230; baru tahu kalau sekarang susah masuk surga, beda sama dulu. Sekarang banyak jalan menuju surga yang dibilang sesat. Aku juga bingung le, entah nanti masuk surga apa enggak.&#8221;<span id="more-240"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kucluk :&#8221;Itulah mbah&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Mbah Gebleg : &#8220;Le, nambah toaknya tuh!&#8221;</p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/08/15/perbedaan-adalah-rahmat/" title="Perbedaan adalah rahmat&#8230;">Perbedaan adalah rahmat&#8230;</a> (70)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/16/fatwa-golput-surga-dunia-akhirat/" title="Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?">Fatwa Golput, surga dunia atau surga akhirat?</a> (84)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/24/meneladani-nabi/" title="Meneladani Nabi&#8230;">Meneladani Nabi&#8230;</a> (38)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/08/27/petani-pedagang-pasar-dan-ketua-ranting-partai/" title="Petani, pedagang pasar dan ketua ranting partai&#8230;">Petani, pedagang pasar dan ketua ranting partai&#8230;</a> (52)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/07/24/ayat-ayat-kampanye/" title="Ayat-ayat kampanye&#8230;">Ayat-ayat kampanye&#8230;</a> (17)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/06/10/satu-kata-tentang-indonesia/" title="Satu kata tentang Indonesia&#8230;">Satu kata tentang Indonesia&#8230;</a> (75)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2009/02/01/caleg-dibalik-ketiak/" title="Caleg dibalik ketiak&#8230;">Caleg dibalik ketiak&#8230;</a> (81)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/11/09/kiva-sedekah-cara-cerdas/" title="KIVA, sedekah cara cerdas&#8230;">KIVA, sedekah cara cerdas&#8230;</a> (51)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/11/01/because-vector-speaks-more/" title="Because vector speaks more&#8230;">Because vector speaks more&#8230;</a> (29)</li><li><a href="http://www.slametwidodo.com/2008/10/31/halal-haram-hitam-putih/" title="Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;">Halal haram tidak seperti hitam putih&#8230;</a> (39)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/06/04/susah-masuk-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petuah dari sang bapak&#8230;</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/04/11/petuah-dari-sang-bapak/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/04/11/petuah-dari-sang-bapak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 07:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sok serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/2008/04/11/petuah-dari-sang-bapak/</guid>
		<description><![CDATA[Di salah satu sudut Kota Tuban, malam itu saya, Heri Tasman (blogger pemula) dan seorang sesepuh yang biasa dipanggil “bapak” mencoba berdiskusi tentang bangsa ini.
Bapak : “Sekarang repot, pemimpin tidak bisa diharapkan lagi. Korupsi merajalela dimana-mana. Semua bermain politik, kiai yang harusnya menjadi penjaga moral bangsa kini lebih senang menjadi poli tikus. Hanya klunak-klunuk sarungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Di salah satu sudut Kota Tuban, malam itu saya, <a href="http://anaketasman.wordpress.com/" title="Juragan karung...">Heri Tasman</a> (blogger pemula) dan seorang sesepuh yang biasa dipanggil “bapak” mencoba berdiskusi tentang bangsa ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Bapak : “Sekarang repot, pemimpin tidak bisa diharapkan lagi. Korupsi merajalela dimana-mana. Semua bermain politik, kiai yang harusnya menjadi penjaga moral bangsa kini lebih senang menjadi poli tikus. Hanya <em>klunak-klunuk</em> sarungan menunggu tamu pejabat minta restu.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Saya : “Apalagi menjelang Pilkada. Kiai tambah laris. Semua didoakan menang, lha umatnya sendiri malah dilupakan.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Heri Tasman : “Do’anya tergantung siapa yang menyumbang paling banyak!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Bapak : “<em>Lha saiki akeh mbah yai sing mbahayai!</em>”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Saya : “Maksudnya?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Bapak : “Ya tahu sendiri lah. Banyak kiai yang tidak bermoral selayaknya kiai. Kalau mau jadi kiai sh gampang, pergi ke pasar saja sudah dapat sarung, baju koko dan songkok putih. Tapi moralnya itu yang susah untuk dicari!”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Semua terdiam dan menghela nafas&#8230;</span><span id="more-202"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Bapak : “<em>Yen tumekane titi wancine ing tahun 2000, akeh wong ora adang, akeh mesjid lan langgar megah nanging malah digawe turu asu.”<o:p></o:p></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Saya : “Maksudnya apa Pak?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Bapak : “Ketika telah sampai pada tahun 2000, jarang orang yang mau bersusah-susah bekerja halal, banyak masjid megah dibangun tetapi sifat dan tingkah laku orang-orang justru mirip anjing. Anjing itu kan tidak punya prinsip, hanya menurut apa kata si pemberi makan. Bahkan disuruh menyerang orang lain pun mau.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Malam itu saya pulang ke rumah dan mencoba merenungi petuah si Bapak&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Memang tidak semua <em>mbah yai mbahayai</em>, hanya segelintir oknum. Mungkin ajakan untuk <a href="http://www.slametwidodo.com/2008/01/28/kembalikan-kiai-ke-pesantren/" title="Kembali ke barak saja...">mengembalikan kiai ke pesantren</a> lebih tepat, atau <a href="http://www.slametwidodo.com/2008/02/04/pki-kau-selalu-ada-di-hatiku/" title="Hidup PKI...">sekalian buat saja PKI</a>. Hehehehe&#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Saya menulis postingan ini sambil menyimak berita di televisi :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Anggota DPR RI dari <s>partai kiai</s> PPP dan seorang pejabat daerah plus seorang perempuan <s>PSK</s> penghibur ditangkap KPK.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Ketua DPRD Jember dari <s>partai kiai</s> PKB beserta wakilnya dijebloskan ke penjara.</span></p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li>No Related Post</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/04/11/petuah-dari-sang-bapak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PKI, kau selalu ada di hatiku&#8230;.</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/02/04/pki-kau-selalu-ada-di-hatiku/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/02/04/pki-kau-selalu-ada-di-hatiku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 12:54:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngakak]]></category>
		<category><![CDATA[Sok serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/2008/02/04/pki-kau-selalu-ada-di-hatiku/</guid>
		<description><![CDATA[Ada komentar menarik pada tulisan saya yang ini. Ketika kiai menjadi rebutan oleh politisi. Ketika kiai beramai-ramai berkumpul mendeklarasikan sebuah partai. Ketika sebuah partai nasionalis sekuler mencoba mencumbu sosok kiai melalui organisasi underbow-nya. Ketika &#8230;.
Kenapa kiai tidak bersatu dan mendirikan -atau membentuk atau melahirkan atau membidani atau apalah namanya- sebuah partai politik baru yang bernama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada komentar menarik pada tulisan saya <a href="http://www.slametwidodo.com/2008/01/28/kembalikan-kiai-ke-pesantren/">yang ini</a>. Ketika kiai menjadi rebutan oleh politisi. Ketika kiai beramai-ramai berkumpul mendeklarasikan sebuah partai. Ketika sebuah partai nasionalis sekuler mencoba mencumbu sosok kiai melalui organisasi <em>underbow</em>-nya. Ketika &#8230;.</p>
<p>Kenapa kiai tidak bersatu dan mendirikan -atau membentuk atau melahirkan atau membidani atau apalah namanya- sebuah partai politik baru yang bernama Partai Kiai Indonesia (PKI) saja. Tentu perjuangan kiai akan semakin solid tidak tercerai berai yang seringkali menimbulkan konflik diantara mereka.<span id="more-132"></span></p>
<p>Dan ketika 2009 nanti, kita akan mendengar gemuruh sorak sorai penggembira bayaran&#8230;:</p>
<p>Hidup PKI &#8230;</p>
<p>PKI yesss &#8230;</p>
<p>PKI oke &#8230;</p>
<p>PKI oye &#8230;</p>
<p>Sekali PKI, tetap PKI &#8230;</p>
<p>PKI berjuang untuk rakyat &#8230;</p>
<p>PKI mak nyusss &#8230;</p>
<p>Apapun makannya, nyoblosnya tetap PKI &#8230;</p>
<p>PKI jaya &#8230;.</p>
<p>PKI semakin terdepan &#8230;.</p>
<p>Orang pintar, nyoblos PKI &#8230;</p>
<p>PKI harapan kita &#8230;</p>
<p>PKI untuk semua &#8230;</p>
<p>PKI-ku, PKI kamu juga kan &#8230;</p>
<p>Aku dan kau, nyoblos PKI &#8230;</p>
<p>&#8230;..</p>
<p>Ada yang mau menambahkan?</p>
<p>Kira-kira tanda gambarnya apa ya?</p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li>No Related Post</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/02/04/pki-kau-selalu-ada-di-hatiku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kembalikan kiai ke pesantren&#8230;.</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2008/01/28/kembalikan-kiai-ke-pesantren/</link>
		<comments>http://www.slametwidodo.com/2008/01/28/kembalikan-kiai-ke-pesantren/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 12:17:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Widodo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sok serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Kiai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/2008/01/28/kembalikan-kiai-ke-pesantren/</guid>
		<description><![CDATA[
Sejak reformasi bergulir, sosok kiai semakin mesra dengan politik. Berbagai partai politik pun berdiri dengan mengusung nama besar kiai. Sebuah ormas Islam yang katanya terbesar di Indonesia juga tidak ketinggalan membentuk melahirkan partai politik. Entah istilah apa yang dipakai namun semua orang akan tahu bahwa ormas ini punya partai itu, ormas itu punya partai anu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<style type="text/css"></style>
<p>Sejak reformasi bergulir, sosok kiai semakin mesra dengan politik. Berbagai partai politik pun berdiri dengan mengusung nama besar kiai. Sebuah ormas Islam yang katanya terbesar di Indonesia juga tidak ketinggalan <strike>membentuk</strike> melahirkan partai politik. Entah istilah apa yang dipakai namun semua orang akan tahu bahwa ormas ini punya partai itu, ormas itu punya partai anu, dan seterusnya. Kiai pun dengan mudah diseret-seret untuk terjun ke ranah politik praktis. Bukan hanya sekedar disowani untuk mendapatkan restu, namun juga dijadikan sarana mendulang suara.</p>
<p align="justify"> Banyak yang berkata bahwa ini adalah bagian dari jihad&#8230;&#8230;.<span id="more-113"></span></p>
<p align="justify"> Ah, entahlah&#8230;&#8230;..</p>
<p align="justify"> Kalau pada masa orde baru kita berteriak dengan lantang, &#8220;kembalikan tentara ke barak&#8230;.&#8221;</p>
<p align="justify"> Mungkin saat ini teriakan yang paling tepat adalah &#8220;kembalikan kiai ke pesantren&#8230;&#8230;&#8230;&#8221;</p>
<p align="justify"> Kita butuh kiai yang mampu menjadi teladan dan panutan umatnya, tanpa harus terkotori oleh permainan <strike>seks</strike> politik terlarang.</p>
<p align="justify"> NB: Alangkah lebih baiknya apabila didepan kata kiai anda tambahkan kata &#8220;oknum&#8221;.</p>
<h3  class="related_post_title">Related Post</h3><ul class="related_post"><li>No Related Post</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.slametwidodo.com/2008/01/28/kembalikan-kiai-ke-pesantren/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
