Bulyan Royan sang anggota DPR, layak(kah) dipancung(?)
Anda tahu Bulyan Royan? Anggota DPR RI yang amat sangat terhormat dari partai berlabel agama telah tertangkap basah menerima suap sebesar 60 ribu USD dan 10 ribu Euro. Sungguh peristiwa yang amat sangat memuakkan. Bulyan segera menyusul kawan-kawannya yang terhormat, yang telah terlebih dahulu merasakan hidup di dalam tahanan VIP.
Ada yang menarik tentang sosok Bulyan ini. Pada tahun 2005 lalu, dia melemparkan usulan yang cerdas sadis. Pada saat kasus percaloan mencuat di DPR, Bulyan mengusulkan untuk menghukum pancung bagi anggota DPR yang merangkap calo. Entah calo anggaran, calo undang-undang, calo pengadaan barang atau bahkan (mungkin) calo selangkangan. Bulyan juga berkoar bahwa apabila mekanisme hukum di Indonesia tidak bisa menghukum para calo, maka konstituen yang berhak menghukum anggota DPR yang calo itu. Bulyan juga sepakat dengan keterlibatan KPK dalam mengungkap kasus percaloan di DPR ini.
Slamet Widodo adalah seorang warga negara Republik Indonesia
Jawa Timur akan mengadakan perhelatan demokrasi. Pemilihan gubernur secara langsung untuk pertama kalinya akan segera dilaksanakan. Pada hari ini, masa kampanye telah dimulai. Banyak yang menyatakan bahwa pemilihan gubernur Jawa Timur ini paling seru dibandingkan pemilihan gubernur daerah lain. Tidak tanggung-tanggung sebanyak lima pasang calon gubernur dan wakil gubernur akan saling adu program. Bukan hanya program, strategi jitu mendulang suara rakyat juga dipertaruhkan. Tidak cukup itu, adu untung alias nasib menjadi faktor tak kalah pentingnya juga. Terakhir adu apalagi kalau bukan adu uang. Tidak ada yang gratis di bumi ini suadaraku. Kaos, iklan televisi sampai poster sederhana itu perlu uang bukan?
Pada hari libur kuturut ayah tamasya…




