Halal haram tidak seperti hitam putih…
Di sebuah pemondokan mahasiswa, tengah hadir seorang mahasiswa anggota triple C (Club Celana Cingkrang). Seperti biasa obrolan pun berlangsung dengan hangatnya hingga sampai pada topik asuransi dan bank. Kebetulan ada seorang rekan yang baru saja bergabung menjadi tim marketing sebuah perusahaan asu ransi. Iseng-iseng dia membuka obrolan dengan menawarkan produk asuransinya. Ah, namanya juga usaha.
Si triple C langsung menolak mentah-mentah tawaran itu. Bukan itu saja, berbagai dalil diungkapkannya tentang keharaman asuransi dan juga perbankan. Dengan berapi-api si triple C berusaha menyadarkan teman-temannya. Perdebatan pun berlangsung dengan seru dan menjadi debat kusir. Topik pun berkembang pada rokok. Kebetulan penghuni pemondokan mayoritas adalah ahli hisap bin perokok hebat. Lagi-lagi dalil berkumandang!
Setelah bosan memperdebatkan asuransi dan perbankan, topik pun beralih. Giliran si triple C yang membuat topik baru, kebetulan dia belum punya SIM dan ingin mengurus kepemilikan SIM. Usut punya usut si triple C ingin mengurus SIM secara instan saja. Katanya biar lebih mudah dan gampang.
Giliran si triple C diberondong berbagai dalil tentang korupsi, suap, kolusi dan berbagai kebusukan lain. Setelah diinterogasi, KTP si triple C juga hasil suap menyuap. Interogasi bahkan berlanjut sampai pada OS yang digunakan pada komputer si triple C yang ternyata juga jelas mengandung lemak babi alias haram! Lha si triple C memakai Windows bajakan. Karena dikerjakan dengan menggunakan Windows bajakan, maka skripsi si triple C bisa dikategorikan haram! Ijazahnya juga haram! Ketika bekerja maka uang gajinya juga haram!
Jadi menurut sampean apa makna tersembunyi dibalik cerita itu?
Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!
Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1429 H, ada kategori baru dalam tulisan saya. Yah, kategori baru tersebut adalah “sok kyai”. Pada kategori ini saya mencoba untuk menjadi seorang kyai. Siapa tahu kelak ada yang meminang saya menjadi pengurus partai politik bahkan ada yang meminta do’a restu dan fatwa saya.



![PusatLowongan[dot]com](http://pusatlowongan.com/images/lowongan kerja.jpg)


