Archive for the ‘Nampang’
Akhirnya………….. Asus eee PC
Hari ini, saya, orang ini, orang itu dan orang anu berangkat ke Jakarta untuk melihat dari dekat launching barang itu. Seperti posting sebelumnya, saya berhasil meracuni teman-teman untuk membeli barang itu. Posting sebelumnya juga telah menyajikan kebingungan saya, apakah saya membeli barang ini atau tidak. Namun setelah berdiskusi dengan istri, akhirnya saya putuskan untuk membeli barang itu.
Jam 10 pagi, kita kami berangkat dari Bogor. Setelah menempuh perjalanan yang membosankan akhirnya kami bisa terdampar di UKI pada jam 11.30. Kami bingung dalam memilih moda transportasi yang tepat untuk menuju Mall Kelapa Gading. Setelah melakukan FGD, akhirnya kami memutuskan naik ojek, sebuah moda transportasi di ibu kota yang bebas macet! UKI-Mall Kelapa Gading per orang 15 ribu rupiah!
Sesampai disana, kami tertegun dengan banyaknya pengunjung yang antri untuk mendapatkan barang itu. Kami pun masuk ke dalam barisan…….
Dosen kok gondrong…………….
Entahlah, sudah berapa banyak kata itu saya dengar. Mulai dari ortu, saudara sampai teman. Tapi saya tetap enjoy dengan penampilan saya. Sewaktu ngantor pun saya tampil biasa; baju rapi tidak dimasukkan, rambut agak gondrong bahkan pernah gondrong habis, celana jeans, sepatu boot. Lho apa yang salah sih…
Saya bersyukur bisa menjadi PNS tanpa harus menggunakan berbagai seragam plus atribut lainnya. Tanpa harus memakai baju keki, linmas, korpri, tanda pengenal dan juga pin korpri.
Ups, salah pilih dasi nih…:D
Penampilan gondrong juga mendukung ketika harus turun di lapangan untuk penelitian. Ketika berhadapan dengan birokrat, saya bisa berkamuflase sebagai mahasiswa sehingga tidak terjadi budaya amplop. Ketika berhadapan dengan masyarakat saya juga bisa dengan santai ngobrol ngalor ngidul dan lagi ketika di keramaian pasar atau terminal, penampilan saya ini bisa dijadikan sebagai modal tolak bala menghadapi preman…. :))
Penelitian itu menyenangkan……………..
Saya sendiri heran mengapa sejak masih kuliah dulu saya sudah bercita-cita menjadi dosen. Ketertarikan saya pada profesi dosen adalah pada salah satu tugasnya, yaitu penelitian. Tri dharma perguruan tinggi mengharuskan dosen untuk melaksanakan tiga kegiatan, yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan saya pada beberapa penelitian ketika saya masih kuliah membuat saya menjadi ketagihan. Bukan hanya masalah finansial, namun ritual penelitian yang mengharuskan saya untuk berbaur dengan berbagai kelompok masyarakat-lah yang membuat saya merasa senang akan aktivitas penelitian. Terlebih bidang saya, ilmu sosial. Read More
Anak kos….
Kehidupan kos, ternyata tidak berubah. Penuh dinamika dan romantisme… Wisma “Asri Putra” tempat kos saya, telah menyimpan berbagai cerita kehidupan. Saya sendiri heran mengapa bisa bertahan selama satu setengah tahun di kos-an ini. Kos-an yang dihuni oleh anak-anak gila tapi kreatif. He..hehehe…
***
Bandi, sosok PGT (Penghuni Gelap Tetap). Sebenarnya dia tidak tercatat dalam buku register kependudukan wisma asri, namun dia dengan konsisten menjadi PGT. Bahkan, tanpa dia kos-an menjadi sepi dan sunyi. Bandi adalah seorang calon sarjana sosial ekonomi peternakan dan tinggal menunggu sidang.
Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!




![PusatLowongan[dot]com](http://pusatlowongan.com/images/lowongan kerja.jpg)


