Ini dia pemenangnya….
Tulisan singkat ini tentang pemenang lomba culun tempo hari. Cukup berat untuk menjadi hakim yang adil. Benar apabila hakim berada diantara surga dan neraka. Ketika dia bisa mengambil keputusan yang tepat, maka surgalah tempat istirahatnya. Namun sebaliknya, ketika keputusannya meleset sedikit saja, neraka telah menunggunya.
Proses penilaian ini saya serahkan kepada istri saya. Kenapa? Karena istri saya dijamin lebih netral, tidak mempunyai hubungan intim emosional dengan beberapa peserta lomba. Lha kalau saya yang jadi juri sepenuhnya ya bingung. Saya hanya memberi sedikit panduan saja kepada sang istri. Oh, ya ada peserta yang kurang memenuhi persyaratan lomba. Sri Sultan misalnya. Tapi saya tahu kalau beliau memang tidak begitu berminat untuk merebut hadiah sepele ini. Tentu sebagai Sultan, beliau ingin memberi kesempatan kepada rakyatnya. Tapi gak tahu kalau hadiahnya jadi Macbook Air ya…
Selain kesesuaian dengan persyaratan, tampilan tulisan juga menjadi pertimbangan bagi istri saya untuk memutuskan pemenang. Nyambung tidaknya tulisan dan alur cerita juga foto yang disajikan. Walaupun dengan menggunakan kamera VGA biasa, namun apabila menerapkan teknik-teknik fotografi dan sedikit oprekan tentu akan menghasilkan gambar yang “mampu bercerita”.
Akhirnya, dengan bangga kami mengumumkan para pemenang lomba wisata kuliner rakyat jelata ini adalah :
1. Payjo dengan tulisan berjudul Kencan Kuliner…
2. Jeng Pika dengan judul tulisan Warlut Sawojajar…
3. Nazieb dengan judul tulisan Warung Bu Haji…
Masing-masing pemenang akan mendapatkan hadiah berupa satu buah domain dan hosting selama satu tahun. Selamat kepada para pemenang. Staf kami akan segera menghubungi anda via email. Sampai jumpa pada lomba culun lainnya di masa mendatang. Terimakasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Spesial terimakasih untuk MWN atas partisipasinya menyediakan dua paket hosting gratisnya untuk lomba ini.
Pajak ditanggung oleh penyelenggara lomba. Hati-hati penipuan. Pemenang tidak dipungut biaya apapun.
Oh, ya hari ini kami merayakan ulang tahun pernikahan yang ketiga. Alhamdulillah…
Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!
Bekicot diolah menjadi bekicot goreng basah pedas. Lagi-lagi saya harus memberikan nama versi saya sendiri. Paling tidak agar anda mampu membayangkan bagaimana wujud olahan bekicot dari warung ini. Wow.. porsinya benar-benar porsi kuli alias buanyuak buanget. Bagaimana rasanya? Hmmm…kenyal namun tak begitu liat dan yang paling heboh pedasnya terasa.
Kawis alias kawista (Limonia acidissima), nama buah remeh temeh yang mungkin jarang diketahui oleh orang. Buah yang khas dengan aroma yang menusuk hidung dan warna daging buah yang coklat kehitaman. Bahkan apabila kita mendapatkan kawis yang benar-benar telah matang, warna daging buahnya akan hitam kelam.





