Berpikir Merdeka

Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!
Random Image

Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!


Archive for the ‘Edisi jalan-jalan’


Live Report Ziarah Wali Blogger…

Ziarah Blogger Timur Tengah; Datang tak diundang, pulang tak diantar…

Bagi anda blogger di tanah Jawi, silahkan bergabung pada acara Ziarah Blogger. Acara yang diadakan oleh Blogger Timur Tengah ini akan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 25 Januari 2009. Ide awal acara ini cukup sepele. Berawal dari plurk goblok, namun entah mengapa ternyata ditanggapi dengan serius oleh para jamaah blogger Jawi Wetan dan Jawi Tengah, utamanya komunitas blogger Surabaya (TPC). Tujuan acara ziarah ini hanyalah sekedar menyambung tali silaturahmi demi tetap tegaknya ukhuwah plurkiyah dan bloggeriyah. Jadi kami terbuka bagi siapa saja yang merasa blogger atau plurker untuk bergabung.

Prinsip acara ziarah ini adalah “datang tak diundang, pulang tak diantar”. Sebuah semboyan yang juga berasal dari ide goblok saya. Semboyan yang semakin menguatkan filosofi “Hidup adalah pringisan”. “Datang tak diundang, pulang tak diantar” menurut saya mempunyai makna yang begitu dalam. Kami terbuka bagi siapa saja, siapa saja yang akan datang kami persilahkan, semua swadaya-swakelola menuju swasembada. :D

Berikut rangkaian acara Ziarah Blogger : Read More

Kecakot Andy bukan Kick Andy…

Hujan badai ternyata tidak menyurutkan langkah saya untuk menuju kota laknat berjuluk Ja[ncu]karta. Sore itu, saya meninggalkan Bogor diiringi oleh hawa dingin dan guyuran air hujan. Menumpang kereta listrik jelata, saya membawa rasa penasaran yang teramat besar. Rasa penasaran terhadap sosok blogger tanah Jawi yang telah tertulis dalam kitab babad blogger Jawi.

Perjalanan tak semulus yang saya harap. Kereta listrik jelata harus dengan sabar berjalan tertatih-tatih. Sudah menjadi kebiasaan perusahaan jasa kereta api yang sering merugi itu, entah signal rusak, entah wesel rusak, entah bantalan rel rusak, entah masinis masuk angin, entah kondektur menerima suap, entah berhubungan intim dengan calo, entahlah…

Ketika adzan Isya’ berkumandang, kereta masih berada di antara stasiun Juanda dan Mangga Besar. Yah di tengah-tengah rel itu kereta jelata harus berhenti dan mengantri. Sang blogger tanah Jawi pun tak sabar sehingga seringkali menghubungi HP saya. Rupanya dia khawatir saya tersesat di belantara beton.

Akhirnya, setelah menempuh perjalanan di tengah rintik hujan saya sampai juga di wetiga. Disana sang blogger tanah Jawi yang legendaris itu tengah ndrenges tertawa bersama Bang Riyogarta dan istrinya. Juga tampak beberapa mahkluk lain disana. Kami mengobrol aneka topik, mulai dari merajut, masa kelam sang blogger tanah Jawi, kisah hidup mas Riyogarta hingga tentang RS[?]. Read More



Berpikir Merdeka © 2007-2009 All Rights Reserved. I am proudly using WordPress. Need furniture? and pallet delivery
33 queries. 0.367 seconds.

Saur 1.2 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.