<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Frekuensi milik rakyat, bukan milik pemodal!</title>
	<atom:link href="http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/</link>
	<description>Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 12:27:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: prescription</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-33026</link>
		<dc:creator>prescription</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 04:38:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-33026</guid>
		<description>Hello!
&lt;a href=&quot;http://snowking.com/Community/members/Cheap-Viagra-Offers-907/default.aspx&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;levitra prescription online&lt;/a&gt; , &lt;a href=&quot;http://snowking.com/Community/members/Cheap-Tramadol-Offers-529/default.aspx&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;tramadol intravenous&lt;/a&gt; , &lt;a href=&quot;http://snowking.com/Community/members/Cheap-Tramadol-Offers-587/default.aspx&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;withdrawal symptoms for tramadol for dogs&lt;/a&gt; , &lt;a href=&quot;http://snowking.com/Community/members/Cheap-Viagra-Offers-920/default.aspx&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;is viagra cheaper in mexico&lt;/a&gt; , &lt;a href=&quot;http://snowking.com/Community/members/Cheap-Cialis-Offers-273/default.aspx&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;cialis debt consolidation&lt;/a&gt; ,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hello!<br />
<a href="http://snowking.com/Community/members/Cheap-Viagra-Offers-907/default.aspx" rel="nofollow">levitra prescription online</a> , <a href="http://snowking.com/Community/members/Cheap-Tramadol-Offers-529/default.aspx" rel="nofollow">tramadol intravenous</a> , <a href="http://snowking.com/Community/members/Cheap-Tramadol-Offers-587/default.aspx" rel="nofollow">withdrawal symptoms for tramadol for dogs</a> , <a href="http://snowking.com/Community/members/Cheap-Viagra-Offers-920/default.aspx" rel="nofollow">is viagra cheaper in mexico</a> , <a href="http://snowking.com/Community/members/Cheap-Cialis-Offers-273/default.aspx" rel="nofollow">cialis debt consolidation</a> ,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akankah sejarah baru terukir di F1 GP Australia 2009? &#171; Blognya Sandy</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-7557</link>
		<dc:creator>Akankah sejarah baru terukir di F1 GP Australia 2009? &#171; Blognya Sandy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 07:39:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-7557</guid>
		<description>[...] sayang&#8230; GLOBAL TV pemegang hak siar F1 GP tidak dapat siar di Kota Malang, karena terbentur masalah perijinan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] sayang&#8230; GLOBAL TV pemegang hak siar F1 GP tidak dapat siar di Kota Malang, karena terbentur masalah perijinan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zaidi</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-6574</link>
		<dc:creator>Zaidi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 12:08:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-6574</guid>
		<description>Aku zaidi, dr sarawak, malaysia. Ingin bertanyakan frekuensi chanel tv rcti, transtv, tran7 dan tvri di satalite palapa c2. Jika anda tahu sila email kan frekuensi ke saya k. Terima kasih y. Aku mohon y.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku zaidi, dr sarawak, malaysia. Ingin bertanyakan frekuensi chanel tv rcti, transtv, tran7 dan tvri di satalite palapa c2. Jika anda tahu sila email kan frekuensi ke saya k. Terima kasih y. Aku mohon y.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sarah Azhari Telanjang</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-6072</link>
		<dc:creator>Sarah Azhari Telanjang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 11:48:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-6072</guid>
		<description>Nice Info about Sarah Azhari</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nice Info about Sarah Azhari</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardi</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5966</link>
		<dc:creator>ardi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 18:37:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5966</guid>
		<description>gmn yah?sbenernya itu tanggung jawab pemerintah....!!!!

untuk mencerdaskan rakyatnya..bukan membodohinya!!

ini akibat dari pendidikan yang di ajarkan tidak ilmiah,tidak demokratis dan tidak berpihak kepada rakyat!!!

yang akhirnya semua yang ada di indonesia yang menyangkut rakyatnya di kuasai oleh pemodal.....mana tanggung jawab negara?pemerintah telah mati!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gmn yah?sbenernya itu tanggung jawab pemerintah&#8230;.!!!!</p>
<p>untuk mencerdaskan rakyatnya..bukan membodohinya!!</p>
<p>ini akibat dari pendidikan yang di ajarkan tidak ilmiah,tidak demokratis dan tidak berpihak kepada rakyat!!!</p>
<p>yang akhirnya semua yang ada di indonesia yang menyangkut rakyatnya di kuasai oleh pemodal&#8230;..mana tanggung jawab negara?pemerintah telah mati!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suryaden</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5887</link>
		<dc:creator>suryaden</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 22:26:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5887</guid>
		<description>pancen wis ora waras...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pancen wis ora waras&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: haris</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5779</link>
		<dc:creator>haris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 14:31:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5779</guid>
		<description>hukum itu kan sesuatu yg sifatnya formal, mas. jadi memang belum tentu menguntungkan rakyat. hukum jg blm tentu benar loh!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hukum itu kan sesuatu yg sifatnya formal, mas. jadi memang belum tentu menguntungkan rakyat. hukum jg blm tentu benar loh!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Omtri</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5767</link>
		<dc:creator>Omtri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 03:17:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5767</guid>
		<description>Ya. Memang masyarakat Kota Malang sangatlah Malang. Dulu ketika saya berada di  Malang tahun 2000, disana tidak semua Stasiun Televisi Nasional bisa mengudara dengan baik. Saat itu hanyalah RCTI, SCTV, dan Indosiar. TPI belum bisa disaksikan di Malang. Juga Anteve. 

    Ketika Taman Safari di dekat Kota Pandaan tersebut dipakai syuting oleh sebuah sinetron laga terkenal dan juga turut dimainkan oleh seorang pejabat di Pemprov Jatim, warga Malang hanya bisa mendengar kabar tersebut melalui desas-desus, tanpa bisa menyaksikan Taman Safari dan Pejabat kebanggaannya tampil di TPI yang kala itu tak bisa disaksikan di Malang.

     Beberapa waktu yang lalu ketika saya ke Malang disana sudah semua TV Nasional bisa di lihat plus TV Lokal seperti BatuTV, JTV dan satu lagi saya lupa tapi masih dari Batu atau Malang Raya (Kota Malang+Kota Batu+Kab.malang)

     Semoga tulisan saya ini tidak keliru...........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya. Memang masyarakat Kota Malang sangatlah Malang. Dulu ketika saya berada di  Malang tahun 2000, disana tidak semua Stasiun Televisi Nasional bisa mengudara dengan baik. Saat itu hanyalah RCTI, SCTV, dan Indosiar. TPI belum bisa disaksikan di Malang. Juga Anteve. </p>
<p>    Ketika Taman Safari di dekat Kota Pandaan tersebut dipakai syuting oleh sebuah sinetron laga terkenal dan juga turut dimainkan oleh seorang pejabat di Pemprov Jatim, warga Malang hanya bisa mendengar kabar tersebut melalui desas-desus, tanpa bisa menyaksikan Taman Safari dan Pejabat kebanggaannya tampil di TPI yang kala itu tak bisa disaksikan di Malang.</p>
<p>     Beberapa waktu yang lalu ketika saya ke Malang disana sudah semua TV Nasional bisa di lihat plus TV Lokal seperti BatuTV, JTV dan satu lagi saya lupa tapi masih dari Batu atau Malang Raya (Kota Malang+Kota Batu+Kab.malang)</p>
<p>     Semoga tulisan saya ini tidak keliru&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fajarseraya</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5747</link>
		<dc:creator>fajarseraya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 10:43:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5747</guid>
		<description>woiihh blognya rame banget...salam kenal...mari berkunjung ke blogku</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>woiihh blognya rame banget&#8230;salam kenal&#8230;mari berkunjung ke blogku</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sandynata</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5728</link>
		<dc:creator>sandynata</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 11:02:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5728</guid>
		<description>iki komen opo posting blog? dhowoneee... huihuhuhuhiihih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iki komen opo posting blog? dhowoneee&#8230; huihuhuhuhiihih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nyante Aza Lae</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5722</link>
		<dc:creator>Nyante Aza Lae</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 09:10:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5722</guid>
		<description>tvnya keren banget mass..klo mau di lego dq mau tuhh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tvnya keren banget mass..klo mau di lego dq mau tuhh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cumycute</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5721</link>
		<dc:creator>cumycute</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 09:08:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5721</guid>
		<description>daripada nonton tipi mending ngeblog ya mas,, heheh..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>daripada nonton tipi mending ngeblog ya mas,, heheh..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abuaisyah</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5715</link>
		<dc:creator>abuaisyah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 07:02:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5715</guid>
		<description>Sebenarnya aku sendiri tak faham tentang undang-undang pengaturan penggunaan frekuensi sendiri. Dan sebenarnya juga KPI atau depkominfo sendiri tidak tepat untuk memutuskan secara mendadak dan sepihak persoalan frekuensi ini. 

Ketika masyarakat mendapatkan informasi dari televisi, malah setelah itu tidak ada penayangan sama sekali. Hal yang sangat disayangkan adalah banyak masyarakat yang kecewa dan terpaksa tidak mendapatkan informasi yang mereka dapatkan. Seperti misalnya kalau dulu TV-Edu ada sekarang nggak, akan mengakibatkan banyak yang kecewa karena acara TV-Edu benar-benar mendidik. Juga dengan informasi dari MetroTv yang benar-benar bagus. Dan juga ragam informasi dari Trans 7 dan Trans TV yang sangat menarik, rasanya sangat disayangkan kalau dengan tiba-tiba stasiun TV itu menghilang dari peredaran chanel UHF di kota Malang.

Alangkah lebih baiknya kalau peraturan frekuensi ini disosialisasikan terlebih dulu dan tidak terlalu mendadak. Seolah-olah aturan baru keluar kemarin, sekarang langsung ditegakkan tanpa diberitahu aturannya terlebih dahulu. 

Memang ada teguran dari KPI untuk beberapa stasiun tv, namun itupun juga tiba-tiba. Sekarang masyarakat ada nggak yang tahu tentang aturan itu? Saya yakin hanya 1% yang tahu tentang aturan itu. 

Saya juga mengkritik stasiun TV seperti Indosiar, RCTI dan SCTV yang acaranya kian hari tidak ada mutunya. Acara sinetron, musik2 dan infotainment tampak menjadi andalan mereka. Bahkan dalam 1 hari hanya 10% saja acara yang mendidik. Acara sinetron religi pun tidak bisa dianggap religi karena nilai religiusnya tidak ada. Contohnya sinetron Muslimah. Dan sinetron untuk anak remaja yang seharusnya bisa dijadikan pelajaran yang baik, malah terkesan &quot;mengajarkan jadi orang tua&quot;. Masak masih 13 tahun ada acara nikah-nikahan segala. 

Para sineas yang ada sekarang ini sangat tidak kreatif dan tidak punya jiwa mendidik. Mereka sama saja seperti pengumbar jajanan di pinggir jalan yang sterilisasi dari jajanan mereka tidak bisa dianggap baik untuk kesehatan. Padahal kalau ingin konsumen itu sehat maka jajan yang mereka makan pun harus sehat. 

Dan ternyata faktor uang masih mendominasi pilihan mereka untuk terus melakukan bisnis ini. Maka dari itu sangat disayangkan sekali kepada stasiun TV yang mengandalkan acara-acara yang tidak mendidik. Sangat disayangkan mereka punya titel, punya uang, tapi tak punya otak. 

Jangan salahkan generasi muda yang mentalnya makin lama makin jelek gara-gara mereka. Dan jangan salahkan kalau sekarang ini banyak anak muda yang pake pakaian mini, pergaulan bebas dan juga perusakan diri, dikarenakan ulah televisi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya aku sendiri tak faham tentang undang-undang pengaturan penggunaan frekuensi sendiri. Dan sebenarnya juga KPI atau depkominfo sendiri tidak tepat untuk memutuskan secara mendadak dan sepihak persoalan frekuensi ini. </p>
<p>Ketika masyarakat mendapatkan informasi dari televisi, malah setelah itu tidak ada penayangan sama sekali. Hal yang sangat disayangkan adalah banyak masyarakat yang kecewa dan terpaksa tidak mendapatkan informasi yang mereka dapatkan. Seperti misalnya kalau dulu TV-Edu ada sekarang nggak, akan mengakibatkan banyak yang kecewa karena acara TV-Edu benar-benar mendidik. Juga dengan informasi dari MetroTv yang benar-benar bagus. Dan juga ragam informasi dari Trans 7 dan Trans TV yang sangat menarik, rasanya sangat disayangkan kalau dengan tiba-tiba stasiun TV itu menghilang dari peredaran chanel UHF di kota Malang.</p>
<p>Alangkah lebih baiknya kalau peraturan frekuensi ini disosialisasikan terlebih dulu dan tidak terlalu mendadak. Seolah-olah aturan baru keluar kemarin, sekarang langsung ditegakkan tanpa diberitahu aturannya terlebih dahulu. </p>
<p>Memang ada teguran dari KPI untuk beberapa stasiun tv, namun itupun juga tiba-tiba. Sekarang masyarakat ada nggak yang tahu tentang aturan itu? Saya yakin hanya 1% yang tahu tentang aturan itu. </p>
<p>Saya juga mengkritik stasiun TV seperti Indosiar, RCTI dan SCTV yang acaranya kian hari tidak ada mutunya. Acara sinetron, musik2 dan infotainment tampak menjadi andalan mereka. Bahkan dalam 1 hari hanya 10% saja acara yang mendidik. Acara sinetron religi pun tidak bisa dianggap religi karena nilai religiusnya tidak ada. Contohnya sinetron Muslimah. Dan sinetron untuk anak remaja yang seharusnya bisa dijadikan pelajaran yang baik, malah terkesan &#8220;mengajarkan jadi orang tua&#8221;. Masak masih 13 tahun ada acara nikah-nikahan segala. </p>
<p>Para sineas yang ada sekarang ini sangat tidak kreatif dan tidak punya jiwa mendidik. Mereka sama saja seperti pengumbar jajanan di pinggir jalan yang sterilisasi dari jajanan mereka tidak bisa dianggap baik untuk kesehatan. Padahal kalau ingin konsumen itu sehat maka jajan yang mereka makan pun harus sehat. </p>
<p>Dan ternyata faktor uang masih mendominasi pilihan mereka untuk terus melakukan bisnis ini. Maka dari itu sangat disayangkan sekali kepada stasiun TV yang mengandalkan acara-acara yang tidak mendidik. Sangat disayangkan mereka punya titel, punya uang, tapi tak punya otak. </p>
<p>Jangan salahkan generasi muda yang mentalnya makin lama makin jelek gara-gara mereka. Dan jangan salahkan kalau sekarang ini banyak anak muda yang pake pakaian mini, pergaulan bebas dan juga perusakan diri, dikarenakan ulah televisi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Epat</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5710</link>
		<dc:creator>Epat</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 05:56:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5710</guid>
		<description>analisa sosiologi memang cocok kok sinetron jadi konsumsi masyarakat malang SAAT INI!
gyahahaha.... *nyungsep*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>analisa sosiologi memang cocok kok sinetron jadi konsumsi masyarakat malang SAAT INI!<br />
gyahahaha&#8230;. *nyungsep*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zen</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5683</link>
		<dc:creator>zen</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 17:42:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5683</guid>
		<description>malang nian kau kota malang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>malang nian kau kota malang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aRai</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5673</link>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 13:36:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5673</guid>
		<description>kenyataanya frekuensi milik yg berduit ... rakyat mah tinggal menikmati apa yg di kasih pemilik duit ... hehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenyataanya frekuensi milik yg berduit &#8230; rakyat mah tinggal menikmati apa yg di kasih pemilik duit &#8230; hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Brencia</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5648</link>
		<dc:creator>Brencia</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 08:56:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5648</guid>
		<description>saya jarang nonton tv soale banyakan sinetronnya..

nontene nek pas berita ajaa..

salam kenal ya.. :p</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya jarang nonton tv soale banyakan sinetronnya..</p>
<p>nontene nek pas berita ajaa..</p>
<p>salam kenal ya.. :p</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andre</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5646</link>
		<dc:creator>Andre</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 08:22:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5646</guid>
		<description>sama tuh ama kasus siaran liga premier yang dimonopoli ama tv berbayar :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sama tuh ama kasus siaran liga premier yang dimonopoli ama tv berbayar <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: denologis</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5642</link>
		<dc:creator>denologis</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 06:47:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5642</guid>
		<description>frekuensi yang aneh.... :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>frekuensi yang aneh&#8230;. <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: azaxs</title>
		<link>http://www.slametwidodo.com/2009/01/16/frekuensi-milik-rakyat-bukan-milik-pemodal/comment-page-1/#comment-5637</link>
		<dc:creator>azaxs</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 04:08:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.slametwidodo.com/?p=612#comment-5637</guid>
		<description>Weh suwi ga mampir mriki pak kyai... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Weh suwi ga mampir mriki pak kyai&#8230; <img src='http://www.slametwidodo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
