KIVA, sedekah cara cerdas…
Bu Jawiyah warga Leuwiliang-Bogor ini mungkin tidak tahu apabila nama dan fotonya akan bisa diakses dari seantero jagad. Perempuan 45 tahun ini terlalu disibukkan oleh pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Suaminya tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga mau tidak mau Bu Jawiyah harus bekerja keras guna mencukupi kebutuhan hidup serta biaya sekolah kedua anaknya. Sebuah warung kecil yang menjual aneka makanan menjadi penopang hidup keluarganya. Modal yang terbatas menyebabkan warung Bu Jawiyah kurang berkembang. Beruntung Bu Jawiyah mendapatkan pinjaman dari tiga orang warga Amerika Serikat senilai 75 dollar AS. Bu Jawiyah berjanji akan melunasi pinjaman tersebut dengan cara diangsur selama 18 bulan.
Mbok Vera Oreyie warga Nigeria ini adalah pedagang kecil. Dia berjualan aneka hasil pertanian di pasar. Mbok Vera harus bekerja keras untuk menghidupi 7 orang anaknya. Tentu saja Mbok Vera membutuhkan modal untuk kelangsungan usahanya. Sungguh beruntung seorang bule asal Swiss bersedia meminjamkan modal kepadanya. Mbok Vera mendapatkan pinjaman modal sebesar 875 dollar AS. Pinjaman ini akan diangsurnya selama 8 bulan.
Anda pasti terperanjat, Bu Jawiyah yang berada di pelosoknya Bogor dan Mbok Vera yang berada di Nigeria bisa berkenalan dengan bule-bule Amrik dan Swiss. Dunia memang hanya selebar daun kelor (Moringa oliefera). Bu Jawiyah dan Mbok Vera tentu tidak menerima pinjaman itu langsung dari tangan si bule. Namun yang jelas si bule telah memilih Bu Jawiyah dan Mbok Vera untuk menerima pinjaman modal tersebut. Melalui KIVA-lah mereka dipertemukan.
KIVA merupakan lembaga mikrofinance yang memungkinkan peminjaman modal antar orang ke orang di seluruh dunia. Sasaran utama KIVA adalah masyarakat miskin di negara berkembang. Melalui modal pinjaman sekaligus berbagai program pemberdayaan diharapkan si miskin akan bisa keluar dari lingkaran kemiskinan. Misi KIVA adalah menghubungkan antara si kaya dan si miskin melalui pinjaman modal demi mengentaskan kemiskinan. KIVA telah mempunyai jaringan yang cukup luas. Di Indonesia saja terdapat tiga lembaga mikrofinance, yaitu Mitra Bisnis Keluarga, DINARI Foundation dan Yayasan Mitra Dhuafa. Sedangkan jaringan “orang kaya” alias mereka yang ingin berbagi dengan si miskin juga ada di seluruh dunia.
Lalu bagaimanakah KIVA bekerja?

- “Orang kaya” memilih sosok pengusaha kecil yang diinginkannya. Melalui website KIVA anda akan dapat memilih sosok-sosok pengusaha dan pekerja keras yang membutuhkan pinjaman modal dari anda. Anda bebas menentukan siapa yang berhak mengelola pinjaman modal dari anda.
- Langkah selanjutnya anda tinggal menyerahkan pinjaman melalui KIVA, tentu saja dengan menggunakan Paypal atau kartu kredit. Setelah itu KIVA akan menyalurkan pinjaman anda melalui partner lokal yang berada di daerah sang pengusaha. Partner lokal juga bertanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas sang pengusaha melalui berbagai pelatihan dan training. Ini semua ditujukan untuk menjamin keberhasilan program sehingga sang pengusaha mampu mandiri dan tentu saja mampu mengembalikan pinjaman dari anda.
- Perkembangan yang terjadi selalu diinformasikan kepada anda melalui website dan email.
- Setelah pinjaman lunas, maka anda berhak untuk mendapatkan uang anda kembali. Anda bisa mengalihkan pinjaman ini pada pengusaha kecil yang lain atau anda bisa mencairkannya kembali. Anda juga bisa mendonasikan kepada KIVA untuk kebutuhan operasionalnya.
Jadi tunggu apalagi, bagi yang sudah punya Paypal dan kartu kredit segeralah bersedekah cara cerdas ini!
Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!





November 9th, 2008 at 04:16
opo maneh ki. kuwi lak make tasman.. atetetetetet
Reply
November 9th, 2008 at 06:12
systemnya inspiring itu kang…
Reply
November 9th, 2008 at 06:52
Artikel yang bagus, semoga informasi tentang KIVA bisa disebarluaskan.
Salam buat Anda dan semua teman-teman disini
Reply
November 9th, 2008 at 08:19
Mantap mantap
Reply
November 9th, 2008 at 08:49
bagus, ini yg namanya membantu dengan memberi umpan dan kail
Reply
November 9th, 2008 at 09:09
ada ndak ya yang mo kasih pinjeman saya $ 5000 aja tapi ngembaliin seingetnya, untuk modal bisnis internet he he he
Reply
November 9th, 2008 at 13:49
saya juga mau di kivain.. tapi apa yang mau di kivain…
Reply
Slamet Widodo reply on November 9th, 2008:
kamu pantesnya di KAFANin nang!
Reply
November 9th, 2008 at 15:39
wew,..
apik tenan programe..
Reply
November 9th, 2008 at 18:10
Jujur saja, saya sampai merinding membaca ini. Kreatif sekali mas.
Terima kasih sekali atas informasinya.
Saya bantu sebisa saya, setidaknya promosi dengan memasang banner.
Salam blogwalking.
Reply
November 9th, 2008 at 20:56
bagus jg idenya, hrs di bikin yg khusus dalam negeri tuh, biar bs saling tolong menolong
Reply
November 9th, 2008 at 21:59
Koq bule yang kasi pinjaman yah? Orang kita manah?
Reply
November 9th, 2008 at 22:11
Program yang cukup inovatif Mas.
Reply
November 10th, 2008 at 02:01
luar biasa….
Reply
November 10th, 2008 at 02:22
Wow… mau juga nih dikasih modal kerja…
Itu program yang sangat luarbiasa… Saya baru tahu sekarang… Tks infonya…
Reply
November 10th, 2008 at 06:36
Informasi yang sangat bagus, Kang. Ternyata dana PayPal juga bisa digunakan untuk bersedekah. Semoga program yang bagus seperti ini dapat terus berjalan dan tepat sasaran…
Reply
November 10th, 2008 at 06:37
Waduh saya belum mas, buat bayar akses internet saja masih susah..
Reply
November 10th, 2008 at 07:24
bagus bgt ya itu programnya..
sepertinya tidak berbunga ya pinjamannya…
kweren, bener-bener cerdas
Reply
November 10th, 2008 at 08:02
Kiva bagus… tapi gimana kalau terjadi penyelewengan? siapa bertanggung jawab?
Reply
November 10th, 2008 at 10:40
ini bkn mlm ya?
Reply
November 10th, 2008 at 12:07
ini bisa jadi inspirasi buat bikin program baru ‘ala Bloggers for Bangsari nih
Reply
November 10th, 2008 at 12:13
Wah, kebetulan aku belum punya paypal nih.
Reply
November 10th, 2008 at 12:42
Wah, dijamin ndak ada yang mati terinjak-injak ya, Pakdhe ? hehehe
Reply
November 10th, 2008 at 13:31
mas, kapan sampeyan mo nyumbang untuk saya…
Reply
November 10th, 2008 at 14:02
Setuju dengan anda mas
Tapi daripada gitu mending Mati Aja Deh loe
Reply
November 10th, 2008 at 14:45
masalahnya belum punya paypal nih, apalagi kartu kredit..
jadinya cuma baca2 aja deh tulisannya mas slamet.
info yang bagus nie
Reply
November 10th, 2008 at 16:46
kalo diforward ini bkn termasuk HOAX. Mendidik kita utk tidak ber-HOAX, bagus sekali mas..
Reply
November 10th, 2008 at 21:30
salam kenal…………..
Reply
November 10th, 2008 at 21:43
belum punya paypall, mas kyai, sbelum bisa banyak berkiprah.
Reply
November 10th, 2008 at 22:34
inspiring bro..tapi ngga punya paypal dan kartu kredit, he3x
Reply
November 11th, 2008 at 08:26
youll never walk alone
Reply
November 11th, 2008 at 08:42
wah di dekat kita juga banyak kok
kalo bulek2 itu khan susah cari orang miskin
hehehheh
Reply
November 11th, 2008 at 09:06
ini bukan paid review yah?
wow, bagus juga tuh idenya, pasti bakal banyak orang yang terbantu
Reply
November 11th, 2008 at 10:36
cara bersedekah yang unik tenan…
Reply
November 11th, 2008 at 10:52
Mbiyen aku pernah ditawari gabung Kiva.
Reply
November 11th, 2008 at 13:02
apik met artikele…insya Allah dapat menggugah para orang kaya…juga sebagai informasi buat rumah zakat dan organisasi amal lainnnya yang tentu saja belum dapat memenuhi kebutuhan semua orang miskin dan membutuhkan di negeri ini…..
kita kapan…nggak perlu nunggu kiva khan?
Reply
November 11th, 2008 at 13:03
Ayo…ikutan amal yooo….
Reply
November 11th, 2008 at 13:52
aq pgn sedekah dengan cara ngobatin orang yg sakit, kira2 lwt kiva bs gak ya?? heheheeee..
Reply
November 11th, 2008 at 17:17
Wuiihh, baru tau nih
menuju TKP gan
>>>>>>>>>>>>>> whuzzzz
Reply
November 11th, 2008 at 18:40
matur nuwun informasinya mas..
Reply
November 11th, 2008 at 18:44
dari ngebahas miyabi trus ngebahas amal, hehehe…salut pak. :p
Reply
November 11th, 2008 at 20:57
Wow, mantap programnya…
Reply
November 11th, 2008 at 21:21
informasi yang mencerahkan sekaligus menggairahkan…
mantabbb
Reply
November 13th, 2008 at 11:42
Wah nggak punya PayPAL gmana neh
Reply
November 14th, 2008 at 08:27
itu juga merupakan pelepas kesenjangan ekonomi sosial yo kang
Reply
November 16th, 2008 at 01:04
bagus nih, aksi nyata. errr…siapa yg udah jalan ya? mas udah? cerita lebihh detiil dong…maap
Reply
November 20th, 2008 at 07:30
program yg sangat menarik dan membantu masyarakat seiiring dengan krisis finansial yg melanda hampir seluruh dunia..tp satu hal yg menarik…rupanya klo di Indonesia sm Nigeria panggilan ibu2 yang berdagang di pasar (khususnya di Jawa…) sama-sam mbok…klo pedagangnya laki-laki atawa bapak2 panggilannya apaan mas? hhheeee
Reply
December 7th, 2008 at 06:39
thank u infonya, baru tahu kalo ada kegiatan menarik seperti ini…
Reply