Ketika mertego dan gendeng terjepit rimba Ja(ncu)karta…
Walau tinggal di Bogor, saya termasuk jarang pergi ke Jakarta. Paling banter hanya menjelajah rel dari stasiun Bogor hingga Gambir, untuk kemudian berlanjut dengan Gajayana menuju Malang. Terkadang pula saya menyusuri tol dalam kota dari Bogor hingga Cengkareng, kemudian berlanjut mengangkasa dengan tiket murah. Jadi selama dua tahun di Bogor, saya gak mudheng blas Jakarta kecuali Mangga Besar Gambir. Lha di Bogor saja saya jarang jalan-jalan.
Sebuah kabar kunam a.k.a burung berhembus dari ranah blog nusantara, sang kolonel hendak membuka sebuah usaha warung angkringan khas Djogja yang memadukan nuansa ndeso dan canggihnya dunia IT, Warung Wedang Wifi. Peresmian angkringan ini dibarengkan dengan istighotsah kubro sekaligus muktamar dalam rangka hari blogger nasional. Sebagai seorang blogger, saya terpanggil untuk meramaikan acara tersebut. Maka jauh-jauh hari saya sudah mencari informasi tentang tips dan trik mencapai lokasi perhelatan. Beruntung, saya mempunyai santri yang asli Jakarta namun bukan anggota FBR. Bersama dua santri tersebut (ah santri satunya belum punya blog; persis kayak pakar ituh!), saya harus meliuk-liuk di padatnya jalan dari Bogor hingga Jakarta. Sayang tidak melewati Parung!
Akhirnya sampai juga kami di rumah blogger Indonesia sekaligus kantor dagdigdug dan wetiga berada. Tumpeng sudah terpotong. Dari jauh saya lihat sang manusia kotak kursi PB 2008. Beberapa saat kemudian saya tertegun ketika melihat sesuatu yang menyilaukan mata. Wah benar, bukan hoax! Paman Tyo adalah dewan pembina Perbakin! Paman langsung menyambut saya dan dengan takzimnya mencium menyalami tangan saya. Sempat pula saya didaulat untuk menyampaikan tausiah beberapa detik
Jahe susu hangat atau jahe hangat susu atau susu jahe hangat menyambut kedatangan kami. Tak tanggung-tanggung minuman itu diracik langsung oleh sang kolonel. Entah berapa banyak bumbu rahasia didalamnya. Saya pun berkeliling untuk menyapa umat yang ada di situ, banyak sekali!
Malam semakin dingin (ngawur! Jakarta itu panas!), saya pun bergabung dengan umat BHI. Seorang tokoh BHI dengan wajah mesumnya datang. Asap rokok dan derai tawa bersatu padu. Ndilalah tanpa diduga tanpa disangka, meluncur sebuah kata dari bibir sang tokoh, “mertego“!
Mertego, 15 tahun saya tidak mendengar kata itu! Di kampung halaman saya saja sudah tidak ada lagi orang yang mengucap kata itu. Justru di JA(NCU)KARTA yang katanya kota metropolis, hedonis, kapitalis itu saya mendengar kata itu diucap dengan lafal dan tajwid yang sangat fasih. Ternyata ramalan Anang sang legenda dari timur itu tidak terbukti!!! Bahasa Jawa ndeso ternyata masih hidup, bahkan di kota metropolitan.
Sebuah kata pun muncul lagi, gendeng (gen = gendang; deng = dendeng). Lagi-lagi kata ini begitu menusuk di telinga. Melemparkan saya pada masa kecil saya di ndeso sana. Ternyata masih ada orang yang menggunakan kata ini.
Hmm… saya baru sadar bahwa Jakarta adalah ndeso yang sok kutho! Jakarta bukan big city tapi big village.
Jadi mari kita ndesokan JAKARTA!
NB : Yang kemarin sudah ketemu sama saya silahkan masang link sendiri dibawah ya!
NB lagi : Seperti biasa ketika blogger berkumpul, dua ikon blogger Jawa Timur selalu jadi korban rasan-rasan. Siapa lagi kalau bukan Anang dan Ale. Banyak yang tanya Ale lagi sibuk apa? Skripsi, jawab saya! Bener kan Le. Bukankah judul skripsimu “Optimalisasi Mesin Diesel dengan Menggunakan Photoshop” dibawah bimbingan pakar dari Djogja!
NB lagi ah : Sah, kowe yo ditakokke wong-wong!
Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!![PusatLowongan[dot]com](http://pusatlowongan.com/images/lowongan kerja.jpg)






October 25th, 2008 at 8:27 pm
skrimsupp!!
[Reply]
kyai slamet reply on October 25th, 2008:
ah, skrinsyutnya nebeng yang laen ajah
[Reply]
kyai slamet reply on October 25th, 2008:
[Reply]
kyai slamet reply on October 25th, 2008:
lagi ah……….
October 25th, 2008 at 9:50 pm
jancuk! jakarta pancen jancuk! gatheli kang. mangkane jancukarta! puas misuh2 neng bloge kyai.
[Reply]
lady reply on October 31st, 2008:
ampun kang pisuhane.. :((
[Reply]
October 25th, 2008 at 9:54 pm
wedhuz. pamit bojo ng bogor kuliah. malah klayapan golek mahasiswi …
[Reply]
October 25th, 2008 at 10:04 pm
bahasa jawa jelas susah punah selama masih ada penutur yang mau menggunakannya, atau dalam arti lain basa jawa tak akan punah, karena masih ada puluhan juta manusia jawa yang tetap mempergunakannya. ah sudahlah, cuman kekhawatiran yang terlalu hiperbolik…. sama khawatirnya ketika punya pacar atau istri cantik dan takut direbut atau lari ke pangkuan orang lain…. yuk mari melestarikan kehidupan ndeso, jangan lupa kacang pada kulit,…. salam hangat buat kawula muda dan kawula tua blogger2 Juancukarta! cuk!
[Reply]
October 25th, 2008 at 10:20 pm
mari, mari, ndesokan Jakarta!
[Reply]
October 25th, 2008 at 10:34 pm
kudu sering-sering mudun teko pesanggrahane ndek bogor kang
[Reply]
October 25th, 2008 at 10:38 pm
Wis pokoe koment…
[Reply]
October 26th, 2008 at 12:58 am
Ning Solo yo isih akeh sing nggunakke kata ‘mertego’. Deso-mu wes sok kutho kali, wekekekeke
Wah, wani-wanine ngarani Paman Tyo ‘Perbakin’! Dijotosi bareng2 lho
Btw, enek sing nakokke aku ra? Oh ra ono tho, yo wis nek ngono :p
[Reply]
October 26th, 2008 at 1:00 am
Wetiga.com gak iso tak bukak. Kentekan benwit po?
[Reply]
October 26th, 2008 at 2:40 am
Iya ki mas, Jakarta ancen “de big pilage”..
[Reply]
October 26th, 2008 at 6:16 am
Sayang kita ndak sempat berdialog, ya Kyai Slamet.
Padahal sayah sangat pengen kita bisa berdialog tentang cara menyesatkeun Ummat Bloggosphere, khususnya jamaah kita dengan lebih epektip dan episien….
***maklum, banyak fans nyang jugak harus dilayani secara ‘personal’….***
[Reply]
October 26th, 2008 at 7:36 am
endiks itu mahluk unik, kalo diawetkan pasti payu =))
*seneng ketemu sampeyan, sam*
[Reply]
ndikz reply on October 26th, 2008:
payu murah opo larang om?
[Reply]
October 26th, 2008 at 9:26 am
klo berkunjung kesini hawane kok misoh misoh aeee ya
[Reply]
October 26th, 2008 at 11:56 am
wah seru ya acaranya … mana foto-fotonya ?
[Reply]
October 26th, 2008 at 12:23 pm
ahahaha,,
akhirnya kmaren aq balik sik kang..
menikmati malem jakarta plus-plus sik jeh..
wakakakak..
[Reply]
October 26th, 2008 at 2:23 pm
kyai mbeling tenanan iki hohohoh…
kapan2 kalo dah di gambir sampean kontak saya aja. cuma bebrapa meter dari gambir tempat kerja saya. Mau disuguhi jahe anget? wadoh gak ada. sampean tak suguhi berita anget aja ya. mau?
[Reply]
October 26th, 2008 at 4:02 pm
mampir2 ke bhi mas, msh byk kata2 kejutan dari endiks (apalagi jika terkena efek air kata-kata)
[Reply]
ndikz reply on October 26th, 2008:
rak sah ribut mas mikow
[Reply]
October 26th, 2008 at 5:03 pm
Isi, tah … ??? Mesin Diesel dioptimasi nganggo photoshop ??? apane seng di optimasi … ??? palingan mesin diesele di kei cap-capan mbak miyabi lagi “on action”
… KABOOOOOOOOOOOR
[Reply]
October 26th, 2008 at 6:38 pm
mertego iku opo se?? mertua ta?? hihihi
[Reply]
October 26th, 2008 at 9:38 pm
ngrasani aku.. hore dosaku kalong siji..
[Reply]
October 26th, 2008 at 11:45 pm
sayangnya..pemilik yayasan santrinya malu untuk makan pada acara Peresmian angkringan - sampai dirumah santrinya beliau singgah karena sudah larut malam dan karena kelaparan minta di buatkan rumput (mie) rebus pake telor (obat kuat)….sebagai penghangat perut…….ROKOK MENYAN NDORO
[Reply]
October 27th, 2008 at 5:50 am
baca dulu ah gak ngerti
http://www.asephd.co.cc
[Reply]
October 27th, 2008 at 8:14 am
wah,,,
enak ketemu wong akeh yo!!
[Reply]
October 27th, 2008 at 8:30 am
jancukarta….
ndesokan jakarta….
[Reply]
October 27th, 2008 at 8:40 am
wah emang selakyaknya kalo Kyai slamet berada diantara mereka salut dan sukses lah untuk semuanya
Ngati ati lho mbah mengko penyakite kumat ( segala minuman di jual di mangga besar ) kalo mau dill kan kontrak di Manhatan aja hahahahaha
mlayu dak di pisohi
pis mbah pis sukses dan sehat selalu
[Reply]
October 27th, 2008 at 9:03 am
hidup ndesooo malah lali sipppp hidup ndesoo
ndeso ndeso masuk tipi ndeso hahahhaha
[Reply]
October 27th, 2008 at 9:36 am
Numpang misuh kyai Jiancuk ….
[Reply]
October 27th, 2008 at 9:58 am
sadar kang….sadar…..
kita hidup di endonesa….
apakah endonesa itu ?
endonesa adalah ndesa guuueede….
ora gumun, kalo yang didalamnya ya….ndesa kabeh
[Reply]
October 27th, 2008 at 10:28 am
hahaha … aku ke-dhisikan posting “mertego” karo “gendheng” … ora sido posting wis … Heee ati2 kowe karo si sirah kothak kae, nanti bisa dimasukkan di Koran Tempo lho?
[Reply]
October 27th, 2008 at 11:17 am
dijakarta banyak yang urban jadi bahasa jawa juga terbawa kejakarta. la masih pulau jawa. panjen wong jowo iku due khas dewe
[Reply]
October 27th, 2008 at 11:47 am
Nang ndeso-ku yo sik ono.
[Reply]
October 27th, 2008 at 12:24 pm
kelingan karung beras, ada tulisannya: “jangan pake jancuk, cuk…”
[Reply]
October 27th, 2008 at 2:39 pm
waduh, ndesone ndak bisa ikut2an aku…
teu tiasa basa jawa uey… kumahanya, ameh katempo ndesona pipilieun make bahasa daerah, tapi basa sunda we ah…
dayeuh yeeeeuhhhh…..
[Reply]
October 27th, 2008 at 3:30 pm
ayo kita ndesokan jakarta yang kampung ini, mas sampean reng madureh? mator sakalangkong atas kedatangannya di blog sy.
[Reply]
October 27th, 2008 at 3:52 pm
Tumben ombenane jahe susu anget. Iso mabuk tah karo ngunu kuwi ?
[Reply]
October 27th, 2008 at 5:08 pm
Saya belum ketemu, macak wis tau ketemu….
[Reply]
October 28th, 2008 at 9:11 am
hahha.. akhirnya ketemu sama mas Slamet :p
Maen2 ke dagdigdug lagi yo mas..
[Reply]
October 28th, 2008 at 9:44 am
lho kok kemarin kita nda smpt ketemu ya mas
[Reply]
Hedi reply on October 28th, 2008:
lha kowe muleh disik sih
[Reply]
October 28th, 2008 at 11:27 am
Hidup Ndeso!!! Kapan dolan nyang Langsat maneh Kang?
[Reply]
October 28th, 2008 at 1:29 pm
salam buat para petinggi blogger endonesia..
kapan yah bisa nggabung..?
[Reply]
October 28th, 2008 at 1:40 pm
Lah si Ale sibuk skripsi……
sampeyan jare malah njupuk s3 yo kang?
……”alias sluman slumun slamet? ya to?”
[Reply]
October 28th, 2008 at 4:30 pm
wah saya setuju ini,
Jadi mari kita ndesokan JAKARTA!
suk jumat saya akan mendesokan jakarta juga hehe
[Reply]
October 28th, 2008 at 6:04 pm
wah…aku malah ora iso teko…
[Reply]
October 29th, 2008 at 12:26 pm
kok mangga besar dicoret? ketoke ono opo2ne iki… jan cilaka tenan
[Reply]
October 29th, 2008 at 1:00 pm
Ndesokan Jakarta? Telat, mas.. Dari dulu Tukul sudah ndesokan Jakarta, hehehehe
[Reply]
October 29th, 2008 at 1:12 pm
Kopdar??? kapan dmn??
Siaya ikut OM
[Reply]
October 29th, 2008 at 3:59 pm
MAri desakan Jakarta… agar Jakarta ditinggalkan penghuninya!!! Jakarta dah bikin mumet!
[Reply]
October 29th, 2008 at 5:12 pm
sama ngak kerasan di ja(ncuk)karta
[Reply]
October 29th, 2008 at 7:07 pm
widih… suruh tausiah… kyai beneran donk.. he..he.. wah.. gw nyesel juga gak mau diajak kmarin… he..he.. diajak mancing maksudny… he..he…
[Reply]
October 29th, 2008 at 7:15 pm
loh ndak ajak2. Saya sama nonadita akhirnya gak jadi menggelandang. Salam kenal mas.
[Reply]
October 29th, 2008 at 10:51 pm
salam kenal pak widodo….
slamet widodo tuh mengingatkan aku sama temenku di kota Rengel tuban dulu..
heheheheheh
kejawen banget orangnya..
tapi pinternya pinter baget..
[Reply]
October 29th, 2008 at 11:13 pm
Weleh…weleh, seru sekali kelihatannya. Nyesel saya nggak bisa datang. Habisnya lautan memisahkan saya dengan para blogger kondang dari tanah seberang.
[Reply]
October 30th, 2008 at 1:23 am
wew… senengnya bisa ketemu sama orang2 ndesa yang sok kutha, ya, kyai slamet, kekeke …. kapan mas kyai bisa kopdaran sama saya?
[Reply]
October 30th, 2008 at 12:19 pm
lah.. di blog ini boleh misuh to…??? jancuk!!!
Misuhlah sebelum misuh itu dilarang. Jancuk hanyalah sebuah kata yang tidak bermakna jikalau diucapkan oleh orang manca.
Melu PB08 ora kyai??
[Reply]
October 30th, 2008 at 2:23 pm
siapaa suruh datang jakartaaa… siaaapa suruh datang jakartaaa
[Reply]
October 30th, 2008 at 4:08 pm
Vetul, Jakarta memang sejatinya adalah big village, bukan metropolis. Buktinya jorok minta ampun, kalo hujan juga banjir parah. Ayo, saya dukung langkah Mbah Slamet untuk mendesakan Jakarta!
[Reply]
October 30th, 2008 at 4:41 pm
kyai kok misuh-misuh, haduh jaman opo to iki ?
[Reply]
October 30th, 2008 at 5:01 pm
Untung ae ng kampungku siek akeh lan sering ngomong2 jowo, dadai ojok sampek ilang..jare wong tuwo biyen wong jowo ilang jowone..ck..ck..ck
[Reply]
October 30th, 2008 at 8:12 pm
sepakat mas
jakarta enggak ada kelebihannya yang ada hanya kelebihan penjahat aja mas
[Reply]
October 31st, 2008 at 8:22 am
Mantap.. DOSEN TURUN KOTA
[Reply]
October 31st, 2008 at 3:31 pm
ah ga ada yg nanyain nengbiker… *ngeloyor pergi*
[Reply]
November 2nd, 2008 at 1:50 pm
wah ndek malang ae arek cilik saiki jarang sing iso boso jowo,,, ndilalah jakarta koyok ngono…
[Reply]
November 19th, 2008 at 11:09 am
nuwun sewu, kawulo nderek langkung, menawi wonten ingkang bade pasang TOGEL dipun aturi pinarak, prdiksi sampun siap, lha sumonggo hix hix hix
[Reply]