Berpikir Merdeka

Merdeka dalam berpikir, berpendapat dan bertindak!
Random Image

Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!


Archive for June, 2008


Telkomsel Flash unlimited telah datang…

Selama ini saya selalu melakukan ritual online menggunakan fasilitas kantor, kampus, warnet dan terkadang menggunakan layanan telkomnet instant. Beberapa waktu lalu saya terprovokasi oleh si agen themes tentang telkomselflash. Berhubung HP 3,5G HSDPA yang baru ituh sudah ada di tangan maka dengan senang hati namun berat di kantong saya pun ikutan ngeflash…

Kenapa saya belum berlangganan internet sendiri di rumah? Karena saya masih harus sering mondar-mandir. Jadi tanggung kalau harus berlangganan internet semacam speedy itu. Isu mengenai turunnya tarif internet sudah sering kita dengar. Bahkan ada guyonan, ketika tarif internet turun kelak, google sudah diblok oleh pakar pemerintah. Heheheheh…

Kemarin, ketika saya online dengan makelar komputer ini, saya mendapatkan informasi mengenai paket telkomselflash unlimited. Langsung saja saya meluncur ke TKP. Benar! Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-13, telkomsel meluncurkan paket telkomselflash unlimited. Paket ini hanya bisa dinikamti bagi mereka pelanggan kartu halo alias pasca bayarnya telkomsel. Semua varian kartu halo dapat menikmati layanan baru ini, kecuali halo hybrid. Terdapat dua paket yang disediakan, yaitu :

1. Paket unlimited tanpa modem.

No.

Package

Monthly Fee

Speed

1

Basic

Rp125,000

up to 256 kbps

2

Advance

Rp225,000

up to 512 kbps

3

Pro

Rp400,000

up to 3,6 Mbps

Paket ini tidak menyertakan modem sebagai bonus langganan dan tanpa harus kontrak langganan. Jadi anda bisa berlangganan sebulan, dua bulan, tiga bulan dan berbulan-bulan. Kecepatan maksimal berlaku sampai batas pemakaian internet secara wajar sebesar 3GB. Setelah 3GB, kecepatan akses akan diturunkan menjadi up to 64 kbps (untuk paket Basic dan Advance) dan up to 128 kbps (untuk paket Pro).

2. Paket unlimited gratis modem.

Paket ini memberikan menyertakan bonus modem, namun pelanggan harus terikat kontrak selama satu tahun. Pelanggan yang berhenti kontrak sebelum satu tahun akan dikenakan denda nan maha mahal. Kecepatan maksimal berlaku sampai batas pemakaian internet secara wajar sebesar 3GB. Setelah 3GB, kecepatan akses akan diturunkan menjadi up to 64 kbps (untuk paket Basic dan Advance) dan up to 128 kbps (untuk paket Pro).

No.

Package

Monthly Fee

Seed

1

Basic

Rp250,000

up to 256 kbps

2

Advance

Rp350,000

up to 512 kbps

3

Pro

Rp525,000

up to 3,6 Mbps

Anda berminat? Silahkan download formulir berlangganan satu tahun untuk paket telkomselflash gratis modem disini!

HOT NEWS

Akhirnya saya pun memutuskan untuk menggunakan Telkomsel Flash Unlimited ini. Saya melakukan pasang baru ke Grapari Telkomsel Malang yang terletak di Jalan Bandung. Saya memutuskan untuk melakukan pasang baru daripada migrasi dari simpati ke kartu halo karena beberapa pertimbangan, yaitu :

1. Saya tidak mau terganggu ketika sedang menggunakan layanan Telkomsel Flash oleh SMS atau telepon, karena sampai saat ini saya masih menggunakan SE K660i sebagai modem.

2. Saya merasa tarif kartu halo untuk keperluan SMS dan telepon lebih mahal daripada simpati.

3. Kalau saya berhenti berlangganan sewaktu-waktu, saya tetap bisa tenang karena nomor HP saya masih bisa digunakan, kan masih simpati.

Oh, ya saya mengambil paket Telkomsel Flash Unlimited tanpa modem basic. Saya sarankan bagi anda yang ingin menggunakan modem, lebih baik anda beli modem sendiri baik melalui Grapari atau toko lain, mengapa? Kita semua harus waspada oleh gebrakan pemasaran ala operator seluler. Anda masih ingat atau mungkin masih merasakan dampak perang tarif SMS dan telepon kan? Jadi sewaktu-waktu Telkomsel bikin ulah, langsung saja berhenti berlangganan tanpa harus terkena penalti kontrak. Betul tidak?

Puaskah saya dengan Telkomsel Flash ini? Puas. Jawaban ini berlaku sampai hari ini, semoga saja sampai ke depan. Kebetulan daerah saya masih terjangkau 3G, namun ketika saya mencoba berpindah daerah yang hanya terjangkau GPRS saya merasakan perbedaan yang cukup drastis. Namun bagi anda yang sering mobile, layanan Telkomsel Flash Unlimited ini layak untuk dipertimbangkan. Apalagi cakupan area 3G maupun HSDPA sudah banyak menjangkau beberapa kota besar.

Berikut peta area jaringan HSDPA dan 3G untuk beberapa kota di Jawa Timur. Warna hijau menandakan daerah tersebut tersedia jaringan HSDPA, sedangkan warna kuning tua menandakan daerah tersebut terlayani jaringan 3G. Lalu warna putih apa artinya? Yah sementara masih GPRS saja. Sabar aja dulu deh!

Malang

BTS yang telah dilengkapi dengan HSDPA di Malang terletak di Plasa Dieng, Matos, Universitas Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta, Alun-alun dan Plasa Telkom Blimbing. Radius coverage dari tiap BTS kurang lebih satu kilometer. Bersyukurlah anda yang tinggal di sekitar daerah tersebut.

Read More

Susah masuk surga…

Di sebuah warung toak, beberapa toakers sedang berdiskusi tentang masalah akhirat. Kucluk, seorang pemuda yang sedang kebingungan tentang nasibnya mencoba untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Paling tidak, walau hidup sengsara di dunia, dia ingin kelak akan masuk surga dengan ditemani miyabi ribuan bidadari yang virgin. Dia mencoba ngangsu kawruh dengan Mbah Gebleg, sosok yang disegani di kalangan toakers.

Kucluk : “Gimana ya mbah biar bisa masuk surga nan katanya nyaman ituh?”

Mbah Gebleg : “Yo mbok kamu belajar ngaji sana dengan mbah kyai di pondok ujung desa ituh.”

Kucluk : “Ogah, mbah. Mbah kyai-nya sudah jarang ngajari ngaji. Dia sibuk sekarang. Banyak tamu penjahat pejabat sowan minta restu.”

Mbah Gebeleg : “Ah, kan dia masih banyak waktu luang toh le… Ya mbok matur sana. Minta diajarin ngaji, kalau perlu total nyantri disana.”

Kucluk : “Gak ah mbah. Dia sekarang sibuk banget. Dia kan sudah jadi anggota DPR, belum lagi kalau lagi ngurusi pundi receh partainya ituh.”

Mbah Gebleg : “Ah masak sih… Tapi bener kok, sekarang dia jarang ke mushola desa. Beda sama waktu mau coblosan dulu. Yah.. coba sama pak ustadz yang ada di kota sana!”

Kucluk : “Wah gak mau, mbah. Saya masih suka pakai celana jeans. Kalau sama pak ustadz ituh pasti saya dipaksa jadi anggota triple C.”

Mbah Gebeleg : “Oalah, apa itu triple C?”

Kucluk : “Itu lho mbah, CCC, Club Celana Cingkrang! Belum lagi pasti saya nanti dilarang ndengerin lagunya Slank, Jamrud dan campursari. Susah mbah!”

Mbah Gebleg : “Hmmm… Kamu ke Jakarta saja sekalian, berguru sama habib yang terkenal ituh.”

Kucluk : “Wah, saya gak bakalan diterima mbah.”

Mbah Gebleg : “Lho emangnya kenapa?”

Kucluk : “Saya gak bisa berkelahi mbah. Padahal habib ituh suka berkelahi. Bukannya dia sih, tapi anak buahnya. Saya juga gak tegaan kalau harus mukuli kepala orang, mbacok atau menthung.”

Mbah Gebleg : “Oalah le… baru tahu kalau sekarang susah masuk surga, beda sama dulu. Sekarang banyak jalan menuju surga yang dibilang sesat. Aku juga bingung le, entah nanti masuk surga apa enggak.”

Read More

Pesona kuliner rakyat jelata di Tuban…

Tuban, sebuah kota kecil di pinggiran Jawa Timur menyimpan berbagai warisan pusaka kuliner yang layak untuk dibanggakan. Sebagai panitia lomba, saya harus bisa memberikan suri tauladan yang baik bagi ummat. Suri tauladan tentang wisata kuliner rakyat jelata. Ya, rakyat jelata pun berhak untuk memanjakan lidahnya. Sekali waktu mereka pun harus berwisata kuliner. Tentu tidak restoran atau hotel mewah, cukup warung sederhana di ujung desa yang menjadi tujuannya. Justru disitulah kita bisa dapatkan banyak hal tentang hidup. Mulai rasan-rasan tentang melambungnya harga BBM hingga ketidakberesan penguasa lokal. Yang terbaru di Tuban, apalagi kalau bukan SPBU yang “diduga” milik suami Bupati Tuban yang seorang pengusaha ituh… menimbun solar. Hahahahaha….
Di warung ndeso itu pula kita akan melihat sosok-sosok pejuang tangguh yang sedang melepas penat, melepas kegelisahan hidup. Namun, di warung ndeso itu pulalah kita akan menyaksikan ketegaran dan semangat juang yang tinggi. Mereka lebih mulia daripada bupati para obligor dan legislator yang suka berpose mesum ituh…
Hari Minggu ini, saya dan beberapa rekan berkesempatan untuk bertandang pada sebuah warung ndeso. Warung yang terletak di Desa Nambangan Kecamatan Semanding ini menyajikan menu khas Tuban. Wong Tuban paling doyan yang hot-hot alias pedasss. Mbak Mendol pun mengakuinya. Menu apalagi yang disajikan warung ini? Belut, mentok, bekicot, kodok, puyuh, cingur sapi dan lele. Semua dijamin pedas. Lalu minumannya apa? Seperti biasa, toak dan aneka minuman halal dan haram lainnya. Ya blogger itu jujur! Tuban memang seperti ini. Toak merupakan sebuah sarana penjalin persatuan dan kesatuan bangsa.

Seperti biasa pula, kami pasti datang kesiangan, maklum pagi harinya kami mengikuti jalan sehat yang diadakan oleh sebuah operator telekomunikasi seluler. Kami datang selepas adzan dhuhur berkumandang. Hasilnya menu yang tersisa tinggal bekicot, kodok dan cingur sapi. Tak apalah, kami telah siap jiwa dan raga untuk mencicipinya. Hmmmm…

Bekicot diolah menjadi bekicot goreng basah pedas. Lagi-lagi saya harus memberikan nama versi saya sendiri. Paling tidak agar anda mampu membayangkan bagaimana wujud olahan bekicot dari warung ini. Wow.. porsinya benar-benar porsi kuli alias buanyuak buanget. Bagaimana rasanya? Hmmm…kenyal namun tak begitu liat dan yang paling heboh pedasnya terasa.
Cingur sapi alias mulut atau bibir sapi dimasak becek. Kuah santan kuning namun tidak terlalu kental diiringi oleh gigitan rasa pedas yang menggelora. Cingur sapi bukan lagi barang yang keras dan liat namun telah berubah menjadi sosok yang lembut dan empuk. Uhhh ahhhh ahhhh uhhhh pedasnya gak ketulungan.
Kodok juga diolah seperti halnya cingur sapi. Yang jelas yang diolah bukan kodok ternak namun kodok hasil penyuluhan. Penyuluhan berasal dari kata suluh alias obor. Bagi wong Tuban, kegiatan mencari kodok, bekicot atau welut di sawah disebut dengan nyuluh atau nyuloh. Mungkin di jaman dulu, para nenek dan kakek moyang melakukan kegiatan ini menggunakan suluh atau suloh alias obor. Penyuluhan kodok? Hahahaha…

Read More



Berpikir Merdeka © 2007-2008 All Rights Reserved. I am proudly using WordPress. Need furniture? and pallet delivery
31 queries. 0.372 seconds.

Saur 1.2 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.