PKB oh yes oh no…
Sejak era reformasi, pendirian partai pabrik menjadi begitu mudah. Tidak heran apabila semua orang berlomba-lomba mendirikan partai pabrik. Bahkan organisasi kemasyarakatan juga antusias mendirikan partai pabrik.
Namun demikian, partai-partai pabrik-pabrik ini sangat rawan oleh pertikaian internal. Praktis hanya Partai Pabrik Golkar (Golek Karung) saja yang adem ayem tanpa konflik berarti yang menjurus perpecahan. Kita lihat saja PDIP (Pabrik Dagang Iwak Pindang) yang juga sempat kisruh sehingga sebagian karyawannya mendirikan pabrik baru semacam PDP (Pabrik Dagang Pindang). PPP (Pabrik Penjualan Pecel) sempat pula kisruh dan memunculkan PBR (Pabrik Bandeng Rebus).
Lalu yang terbaru, PKB (Pabrik Kayu Bakar) juga kisruh. Sang sekretaris direksi, Jeng Yeyen atas restu sang presiden komisaris, Cak Dul memecat direktur utama, Cak Mimin. Keduanya pun saling klaim bahwa kepengurusan pabrik versinya yang paling sah. Bahkan saat ini, kubu Jeng Yeyen sedang mengadakan RUPS (Rapat Umum Pemakai Sarung) untuk lebih mengokohkan kekuatannya. Minggu berikutnya giliran Cak Mimin mengadakan RUPS pula.
Para karyawan pun bingung, namun mereka lebih memilih jalan aman, yaitu ikut Cak Dul. Sejarah telah membuktikan dua orang direktur utama yang dipecat oleh Cak Dul tidak bisa berkutik. Yah, daripada kehilangan posisi empuk, mereka mending langsung merapat ke Cak Dul.
Strategi pemecatan Cak Mimin memang pas. Bagaimana tidak? Pemecatan baru dilakukan setelah masa-masa pendaftaran partai pabrik baru dilaksanakan. Praktis Cak Mimin tidak bisa membuat partai pabrik tandingan. Kini dia mungkin hanya bisa berharap ada lowongan di pabrik lainnya, terutama pabrik yang mirip dengan PKB. Paling tidak kemiripan pada seragam karyawannya, bersarung. Kata Cak Mimin lebih isis…..
Jeng Yeyen, kebetulan puteri Cak Dul memang digadang bakal menggantikan ketokohan Cak Dul. Persis seperti yang terjadi di jagad politik Republik Indonesia. Fenomena dinasti politik tersebut rupanya membuat para pemilik pabrik terinspirasi menyiapkan dinastinya pula. Jeng Yeyen dikenal sebagai pejabat pabrik yang tangan besi, sudah banyak cabang dibekukan. Pejabat di bawahnya yang kurang cocok dengannya juga dipecat. Tentu saja ini adalah penilaian dari korban Jeng Yeyen.
Kita tunggu saja bagaimana nasib PKB…
Slamet Widodo adalah seorang warga negara Republik Indonesia 





May 1st, 2008 at 7:07 pm
namanya konflik di partai ya gitu itu.Semua pd punya ambisi sendiri2 & gak mau kompak satu sama lain
[Reply]
May 1st, 2008 at 7:32 pm
Hmmm…. jangan-jangan mas Slamet yang ada dibalik ini semua… ya iyalahhh… kan yang nulis artikel ini
[Reply]
May 1st, 2008 at 8:25 pm
hmmm….diginiin ya caranya biar ga terjebak undang2? *manggut2*
[Reply]
May 1st, 2008 at 8:51 pm
mas slamet sendiri masuk pabrik apa neh…… salam kenal ya……
[Reply]
May 1st, 2008 at 9:39 pm
nek aku tetep setia nang omah karo PAN……Pabrik Anak Ne’mat…..
[Reply]
May 1st, 2008 at 9:45 pm
halaaah jadi riweh itu partai2 eh..pabrik2 kamsute…
[Reply]
May 2nd, 2008 at 4:37 am
wah ngomongin partai politik yah???
no comment degh…
amat sangat buta politik indonesia
[Reply]
May 2nd, 2008 at 10:38 am
Salam kenal mas Slamet, ingin berbagi pengalaman tentang dunia supranatural kunjungi http://kertegmuda.wordpress.com
[Reply]
May 2nd, 2008 at 11:01 am
saya tidak suka partai yang menjual label agama, sudah kapok!!!
gimana kalo kita dirikan PBI (partai blogger Indonesia)
[Reply]
May 2nd, 2008 at 11:03 am
waaah berattt…

[Reply]
May 2nd, 2008 at 11:09 am
RUPS = Rapat Umum Pemegang Sarung
wakakakakaka…*ngekel aku sampek nangis
[Reply]
May 2nd, 2008 at 1:27 pm
pabrik-pabrik mulai bertebaran disana sini, saatnya untuk menjadi buruh. Pilih jadi buruh pabrik yang mana ya…
karena banyaknya pabrik, jadi bingung juga nentuin.
[Reply]
May 2nd, 2008 at 1:31 pm
Konflik terus, abis itu dirikan partai baru, dapet duit deh
[Reply]
May 2nd, 2008 at 3:42 pm
dagelan politik of the year!
[Reply]
May 2nd, 2008 at 4:22 pm
Pabrik kayu bakar itu sangat kisruh karena sering di tebangin oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab??? kekekeke
Purak2 gak nyambung
[Reply]
May 2nd, 2008 at 4:53 pm
Iklan GRATIS of the YEAR
*setau saya kok dari dulu KETUA PKB selalu di KICK sama ituh yah?*
Tanya Kenapa?
[Reply]
May 3rd, 2008 at 5:49 am
yang paling saya inget, PKB itu ya telo’ lhema’ (baca: tiga lima)
[Reply]
May 3rd, 2008 at 5:53 am
trus ntar nyoblos pabrik apa mas?
[Reply]
May 3rd, 2008 at 7:04 am
untung ga ikiut2an dipartai ah..lagian ga ngerti tentang politik
[Reply]
May 3rd, 2008 at 7:14 am
wah.. bapak sendiri bikin pabrik juga gak neh?? hehehe..
[Reply]
May 3rd, 2008 at 8:07 am
kowe kangen karo yeyen ta met…
[Reply]
May 3rd, 2008 at 9:01 am
seperinya kang slamet juga karyawan pabrik kayu bakar ya???!! hayooo ngaku..! wekekekekkekee
[Reply]
May 3rd, 2008 at 9:14 am
Wah pertama buka blog ini
Salam kenal
Daku salut bgt
Tegas & Berani
[Reply]
May 3rd, 2008 at 11:17 am
Strategi politik GD emang ok.. n g bs d tebak saat ini.. tp akan terbukti nanti..
[Reply]
May 3rd, 2008 at 11:49 am
harus kita akui permainan pabrik Golek Karung memang elegan,,
[Reply]
May 4th, 2008 at 3:21 pm
mestine pabrik kathok bolong…
[Reply]
May 4th, 2008 at 11:30 pm
Wah, berani sekali Cak Slamet ngomongin beginian. Apa ndak takut nanti rumah sampeyan dibakar massa? Atau malah blog sampeyan yang dibakar
*nggak berpartai, tapi tetap nyoblos*
[Reply]
May 7th, 2008 at 5:40 pm
saia rasa, rasanya saia ne ya ndoro slamet.,
cak Dul ini punya strategi kayak artis porno gitulah,.. karena pilemnya kagak laku lagi makanya bikin isu nyekal dewi persik gitu… (nyambung ga ya?) nyambung lah…
pokonya MAJU TERUS DEWI PERSIK,… oh no oh yes lah!
[Reply]
May 7th, 2008 at 8:46 pm
PKB=Pabrik Kiai Bingung, Gitu aja kok Repot…………………
[Reply]