Kota seribu mall….
Sebuah kota yang berhawa sejuk, akan digelar pemilihan wali kota. Salah seorang calon wali kota yang juga incumbent sebut saja Peno Suparjo sedang diwawancarai oleh wartawan.
Wartawan : “Apa program kerja yang akan bapak tawarkan untuk lima tahun mendatang?”
Peno : “Saya akan mewujudkan kota ini menjadi kota pendidikan.”
Wartawan : “Apa langkah kongkretnya, pak?”
Peno : “Saya akan bangun pusat-pusat pendidikan dan biaya pendidikan akan saya gratiskan.”
Wartawan : “Wah menarik nih pak, bisa dijelaskan!”
Peno : “Saya akan bekerjasama dengan para pemodal untuk membangun mall, bahkan target saya, kota ini akan menjadi kota seribu mall.”
Wartawan : “Lho, apa hubungannya mall dengan pendidikan, pak?”
Peno : “Saya adalah pemimpin dengan pemikiran jauh ke depan. Mall merupakan sarana pendidikan gratis bagi rakyat. Disini ada perdagangan, manajemen produksi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, akuntansi. Mahasiswa arsitekur dapat puas melakukan studi banding dari mall ke mall. Mahasiswa teknik sipil bisa melihat secara langsung pembangunan mall. Mahasiswa informatika dapat membuat program-program yang berhubungan dengan perdagangan atau sekalian belajar jaringan internet di gedung-gedung mall tersebut. Mahasiswa perencanaan wilayah bisa melihat langsung proses perencanaan wilayah. Bukan itu saja, mahasiswa pertanian, perikanan dan peternakan juga bisa mempelajari bagaimana menyiapkan produk yang berkualitas sesuai standar mall-mall besar. Saya juga yakin dengan banyaknya mall, terutama yang memanfaatkan ruang terbuka hijau akan membawa manfaat besar bagi kaum miskin.”
Wartawan : “Lho, maksud bapak?”
Peno : “Masyarakat miskin pun bisa berwisata air secara gratis dengan memanfaatkan genangan air di kala musim penghujan. Jadi jangan lupa pilih saya, Peno Suparjo. Oh, ya satu lagi, dengan banyaknya mall, maka semakin banyak tempat untuk ajang kopdar para blogger.”
Slamet Widodo, seorang warga negara Republik Indonesia. Sangat mencintai tanah airnya, Merdeka!





March 10th, 2008 at 07:17
huehueheuhue…sip2 dah…
Reply
March 10th, 2008 at 08:40
Wah……harus didukung tuh!
Pimpinan yang visioneh!!!
Reply
March 10th, 2008 at 09:46
he..he..nanti kalo seribu mall pada berdiri, pada puasa makan semua kang…hawong uangnya buat belanja semua sampai lupa nyetock sembako..
Reply
March 10th, 2008 at 09:55
cekakakak…ini lagi nih…eufimisme logika berbahasa
Reply
March 10th, 2008 at 10:29
Haiyah… Hari gini kopdar di mall?
*kabuuur*
Reply
March 10th, 2008 at 14:28
waaaaaaa
ketauan suka kopdar di emol
ck ck ck
Reply
March 10th, 2008 at 15:12
Jiakakak! Calon Wali Kota ngambus
Makan itu mol
Reply
March 10th, 2008 at 17:08
pak, jng lupa bikin parkir motor yg beradab yak
Reply
March 10th, 2008 at 17:36
wew… Peno Suparjo, jadi calon wali kota? pernyataan2nya cukup mencerahkan bagi kaum kapitalis, tapi menjadi sumber penderitaan bagi wong cilik. pak slamet mau memilihnya juga?
Reply
March 10th, 2008 at 18:05
emangnyaaa, mahasiswa arsitektur cuman bikin mall????
*macak arsitek*
Reply
March 10th, 2008 at 18:25
Walikotanya memang visioner sekali he he
lirik komennya Gunawan…
* tak laporin simbok venus…
( yang sering buat kopdar di mall )
Reply
March 10th, 2008 at 19:12
dudulz banget tuh calon walikota….
tapi memang mall penting buat kopdar ha..ha..ha..
Reply
March 10th, 2008 at 19:19
nggak kebanyakan tuh mallnya ? bagaimana kalau diseliling mallnya juga ditanaman ribuan pohon, jadi mallnya ijo royo royo gitu
Reply
March 10th, 2008 at 20:09
nice idea.. tapi blogger juga memanfaatkan yah.. hehe..
Reply
March 10th, 2008 at 20:58
hahaha….sinting! bisa aja, disambung2in :p
Reply
March 10th, 2008 at 21:14
banyak mall semakin banyak tante girang merajalela, kaya bu agi sama bu esih
Reply
March 10th, 2008 at 21:19
weh…Nyaingi Fauzi Bowo ki..Banjir untuk semua…:D
Reply
March 11th, 2008 at 02:12
huwahaha.. saya suka ini
)
)
kalo perlu dibangun TK sampe perguruan tinggi di dalem mall, kang
Reply
March 11th, 2008 at 10:25
Mall-kok pendidikan?
kekekekek..
Reply
March 12th, 2008 at 16:23
huahahahahaha… eh tapi aku lek kopdar luwih milih nang warung kopi pinggir jalan :d lebih mantaaaaf
Reply
March 12th, 2008 at 18:32
wekekekekkekek…………apik.apik
Reply
March 13th, 2008 at 08:59
waduh.. waduh.. ati2 dibaca sama kadernya loh pak

tp ntar kalo dia mencalonkan dirinya lagi, aku ngga akan milih dia. meski dia ngasih jabatan tinggi di MOG, hehehhe
skrg ini dia lg mencari dukungan dg merekrut rakyatnya di MOG. saya blm bisa terima kelakuannya yg telah menjual aset2 negara ke swasta.
Reply
March 16th, 2008 at 20:13
setuju…ajang kopdar blogger….wekekeke
Reply
March 16th, 2008 at 23:32
ubah tempat -ubah tempat klau kopdar jangan di malll, di kedai pancake lebih nyatai
Reply
March 18th, 2008 at 10:28
peno apa peni? PAHAHAHAHAH….
Reply
March 18th, 2008 at 15:08
Akan semakin banyak terlihat anak berseragam sekolah “belajar” di Mall pada jam pelajaran sekolah
Reply
March 18th, 2008 at 22:30
Aku milih Peno Suparjo wae. Enak tho akeh mall. Malang dadi metropolitan. Ojo lali kebek mall ya kebek sing ijo-ijo. Ijo tanemane yo ijo duite. Dadine rakyat makmur kabeh. Peno Suparjo pancen oye!!!!
Reply